AMBON- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah sejalan dengan upaya pemerintah dalam membangun perekonomian nasional dan memajukan kesejahteraan masyarakat.
Secara nasional, berbagai kegiatan dilakukan OJK untuk semakin meningkatkan pemahaman dan penggunaan keuangan syariah di masyarakat yaitu melalui Gebyar Ramadan Keuangan Syariah atau Gerak Syariah 2025.
Untuk Maluku, OJK menggelar kegiatan ini pada Sabtu (8/3/2025) hingga 15 Maret 2025 di pelataran Masjid Alfatah Ambon.
Beragam kegiatan dikemas dalam kegiatan akbar tersebut, seperti Gerakan Pangan Murah, Pelantikan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Maluku periode 2024-2027, kemudian ada Launching Ekosistem Pesantren Keuangan Inklusif Syariah (EPIKS), Kajian Keuangan Syariah (KOLAK) serta School of Syariah (Training of Trainers) yang digelar sehari.
Gerak Syariah ini, Otoritas OJK Provinsi Maluku, bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Maluku Masyarakat Ekonomi Syariah, Bank Indonesia serta instansi terkait.
Sebelumnya, Kepala OJK Provinsi Maluku, Andi Muhammad Yusuf menyampaikan harapan OJK untuk terus meningkatkan literasi dan mendorong inklusi keuangan syariah kepada masyarakat.
Selain itu, OJK mendorong pelaku usaha jasa keuangan syariah untuk terus melakukan inovasi dan semakin aktif memahami kebutuhan masyarakat agar semakin banyak konsumen yang memanfaatkan jasa dan layanan jasa keuangan syariah.
“Sektor keuangan syariah memiliki potensi yang sangat besar dan hal itu terlihat dari kinerja yang terus meningkat setiap tahunnya,”ungkapnya. (rri/isl)