Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta atas dukungan serta pendampingan dalam menyelesaikan sejumlah proyek Jakarta yang sebelumnya mangkrak bertahun-tahun.
Hal itu disampaikan Pramono saat menghadiri peresmian Gedung Baru Kejaksaan Negeri Jakarta Utara bersama Jaksa Agung ST Burhanuddin di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (30/6/2026).
Pramono mengatakan sinergi antara Pemprov DKI dan Kejaksaan membantu menuntaskan berbagai persoalan yang sebelumnya sulit diselesaikan.
Ia mencontohkan penyelesaian persoalan bekas proyek monorel di Jalan HR Rasuna Said yang telah terbengkalai selama 21 tahun. Proyek tersebut, kata dia, kini telah diselesaikan dan menjadi salah satu ikon baru Jakarta.
“Dulu banyak permasalahan yang tidak terselesaikan. Salah satunya monorel di Rasuna Said dengan 109 tiang pancang sepanjang 3,8 kilometer. Alhamdulillah sekarang sudah berhasil kami selesaikan,” ujar Pramono.
Selain monorel, Pramono juga menyebut persoalan pembangunan RS Sumber Waras yang telah berlangsung sekitar 14 tahun akhirnya menemui titik terang. Pembangunan rumah sakit tersebut direncanakan segera dimulai.
“Alhamdulillah RS Sumber Waras yang kurang lebih 14 tahun tidak terselesaikan akhirnya selesai. Mudah-mudahan Agustus dilakukan groundbreaking karena akan menjadi rumah sakit internasional,” katanya.
Pramono juga menyampaikan pembangunan LRT Jakarta rute Velodrome–Manggarai yang sebelumnya sempat terhenti kini telah rampung dan akan segera diresmikan. Pemprov DKI juga telah memutuskan melanjutkan pembangunan hingga Dukuh Atas.
Ia menegaskan keberhasilan penyelesaian sejumlah proyek tersebut tidak terlepas dari dukungan Kejaksaan melalui koordinasi dan pendampingan hukum.
“Atas nama Pemprov DKI, saya ingin menyampaikan terima kasih kepada Jaksa Agung dan jajaran karena proyek yang dulu tidak tersentuh dan tidak terselesaikan akhirnya bisa diselesaikan dengan baik,” ucapnya. (bc/isl)