MEDAN – Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kota Medan bersinergi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan akan menggelar program inovatif bertajuk Gerakan Aksi Sadar Pencatatan Nikah (GAS NIKAH) Medan 2026.
Kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan pada awal Mei 2026, bertepatan dengan momentum Car Free Day di Kota Medan.
Sekretaris Cabang APRI Kota Medan, H. Ramlan, MA, mengungkapkan bahwa program ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencatatan pernikahan secara legal.
“GAS NIKAH merupakan wadah bagi APRI untuk memperkuat kampanye sadar pencatatan nikah dengan pendekatan yang lebih kekinian, terutama menyasar generasi muda,” ujarnya kepada BhinekaNews Rabu (1/4/2026) di Kantor Urusan Agama Kecamatan Medan Perjuangan, Jalan Pendidikan.
Menurut Sosok Kepala KUA Medan Perjuangan ini, pendekatan yang menggabungkan gaya hidup sehat melalui olahraga dengan edukasi pernikahan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap legalitas pernikahan di mata hukum negara.
Tak hanya itu, kegiatan ini juga akan menghadirkan layanan edukasi dan konsultasi terkait persoalan pernikahan, mulai dari aspek agama, ekonomi keluarga, hingga problematika rumah tangga, sebagai upaya menekan angka perceraian.
Sebagai organisasi profesi penghulu, APRI menilai kolaborasi dengan Dispora merupakan langkah tepat. Penghulu diharapkan tidak lagi dipandang sekadar sebagai petugas administratif, melainkan juga sebagai figur publik yang aktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya ketahanan keluarga sejak dini.
Dengan semangat kolaborasi antara “Sang Penjaga Dokumen Nikah” dan “Penggiat Olahraga”, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi gerakan masif yang membawa manfaat ganda: keberkahan dalam kehidupan keluarga sekaligus kesehatan jasmani bagi masyarakat.
Menariknya, konsep acara akan dikemas secara atraktif layaknya Wedding Expo dan karnaval budaya. Sejumlah pelaku industri pernikahan seperti penyedia busana pengantin, jasa katering, hingga penyedia venue akan turut dilibatkan.
Bahkan, panitia juga merencanakan adanya prosesi unik “Nikah On The Street” yang akan dilaksanakan langsung di lokasi kegiatan.
Sementara itu, pihak Dispora Kota Medan menyatakan komitmennya dalam mendukung penuh kegiatan tersebut, khususnya dalam aspek teknis seperti mobilisasi massa serta penyediaan fasilitas pendukung yang selaras dengan pembudayaan olahraga di tengah masyarakat.
Fokus utama dalam sinergi ini adalah menghadirkan konsep acara yang lebih segar, inklusif, dan melibatkan lintas sektor. GAS NIKAH diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, melainkan mampu membangun ekosistem keluarga yang sehat, baik secara fisik maupun administratif. (isl)