Medan

Hari Ketiga, Tim SULING Syawal KUA Medan Perjuangan Gencarkan Pembinaan Masjid di Masjid Syuhada

MEDAN – Memasuki hari ketiga pelaksanaan program SULING Syawal, Tim KUA Medan Perjuangan kembali melanjutkan kegiatan pembinaan keagamaan dengan menyambangi Masjid Syuhada yang berlokasi di Jalan Pahlawan, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, Rabu (1/4/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat fungsi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat dan penguatan komunitas keagamaan di tengah masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut para penyuluh agama dari KUA Medan Perjuangan, yakni Dr. HM. Abdullah Amin Hasibuan, SHI, MA, Ustaz Supriadi, S.Ag, Ustaz HM. Hendra Saleh Panggabean, S.Ag, serta anggota tim lainnya seperti Marliani dan Nita Lomongga.

Dalam penyampaiannya, Dr. HM. Abdullah Amin Hasibuan menegaskan pentingnya optimalisasi program SULING Syawal yang berfokus pada pembinaan masjid. Ia menekankan bahwa setiap masjid idealnya memiliki komunitas aktif seperti Badan Kemakmuran Masjid (BKM), Majelis Taklim, serta kegiatan Maghrib Mengaji.

“Masjid harus menjadi pusat aktivitas umat. Minimal ada BKM yang kuat, Majelis Taklim yang berjalan, dan kegiatan Maghrib Mengaji sebagai sarana pembinaan generasi muda. Bagi masjid yang belum memiliki, kami harapkan segera dibentuk, dan yang sudah ada agar terus dipertahankan serta ditingkatkan,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa program SULING Syawal merupakan wadah silaturahmi antara KUA dengan masyarakat, khususnya komunitas yang bernaung di masjid, guna mempererat ukhuwah sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan.

Sementara itu, perwakilan Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Hidayatul Ihsaniyah, H. Waliyul Amri, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan pembinaan yang dilakukan oleh Tim SULING Syawal. Ia menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung serta membina pembentukan komunitas keagamaan di Masjid Syuhada.

“Kami sangat menyambut baik kegiatan ini. InsyaAllah kami siap berkolaborasi untuk membentuk dan mengaktifkan berbagai komunitas keagamaan di masjid ini,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Majelis Taklim Syuhada, Hj. Siti Aisyah, yang mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menghidupkan kembali kegiatan keagamaan di masjid, termasuk pembentukan remaja masjid dan program Maghrib Mengaji.

“Kami mengajak seluruh jamaah untuk bersama membangun kembali kegiatan keagamaan, khususnya Maghrib Mengaji yang sangat penting bagi generasi muda,” katanya.

Dalam tausiyahnya, Ustaz HM. Hendra Saleh Panggabean mengangkat tema tentang tugas manusia sebagai hamba Allah sekaligus khalifah di bumi. Ia mengajak jamaah untuk melakukan muhasabah diri melalui peningkatan kualitas ibadah dan hubungan sosial.

“Sebagai hamba Allah, kita harus menjaga Husnul Ibadah, Husnul Muamalah, Husnul Sayyaroh, dan Husnuzhon dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya di hadapan jamaah.

Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh Ustaz Supriadi, S.Ag. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama serta makan siang sebagai bentuk kebersamaan dan mempererat silaturahmi antara tim KUA dan masyarakat setempat.

Program SULING Syawal ini diharapkan terus berlanjut sebagai gerakan nyata dalam memakmurkan masjid dan membangun masyarakat religius di Kota Medan. (r/isl)