MEDAN – Satpol PP Kota Medan melakukan pengosongan lahan di kawasan Jalan Flamboyan, Tanjung Selamat digusur Pemko Medan pada senin (24/11/2025). Lahan tersebut rencananya akan dibangun Sekolah Rakyat, Desember mendatang
Penertiban ini merupakan langkah besar pemerintah Kota Medan dalam merebut kembali aset seluas 26 hektar yang selama ini digarap masyarakat. Dari total luas tersebut, 6 hektar berhasil dikosongkan dalam aksi pengamanan aset hari ini, Senin (24/11/2025).
Lahan yang diterbitkan akan segera dikelola oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Pekerjaan Rakyat ( PUPR).
Di atas area itu, pemerintah akan menyiapkan dua proyek prioritas nasional, yaitu pembangunan Sekolah Rakyat dan gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG ) untuk Makan Bergizi Gratis ( MBG). Keduanya mulai dikerjakan pada Desember mendatang, usai lahan dikerjakan secara resmi dari Pemko Medan.
Di tengah proses penertiban, beberapa warga sempat menyampaikan, mereka telah tinggal dan menguasai lahan tersebut lebih dari 25 tahun. Namun, Pemko Medan menegaskan, lahan tersebut merupakan aset resmi milik pemerintah.
Sebagai langkah mitigasi atau dampak sosial Pemko Medan menyiapkan relokasi bagi warga terdampak. Warga difasilitasi pindah ke rumah susun milik pemerintah di Rusunawa, Tanjung Mulia, Kayu Putih, Medan Labuhan.
Sementara itu Sekretaris Satpol PP Medan Kiki menyampaikan, penertiban dilakukan dengan pendekatan secara humanis bahkan sudah dilaporkan secara administratif ke Pemko Medan.
“Hari ini kita melakukan pengosongan bangunan di lahan HPL 1 bersama tim dari kodim 02/01, Polrestabes, Denpom I/5, serta kecamatan Medan Tuntungan beserta Lurah dan Kepling Se-kecamatan Medan Tuntungan,” tegas Kiky.
Adapun hasil dari kegiatan hari ini menunjukkan bahwa Satpol PP berhasil melakukan pengosongan bangunan yang berada di lahan HPL 1 serta merubuhkan 4 bangunan semi permanen dan 2 warung yang kemudian dirapikan kembali.
“Kita melakukan pendekatan secara humanis dan kondusif tanpa kendala yang signifikan, setelah kita robohkan bangunannya lalu kita rapikan kembali, karena disini akan dibangun Sekolah Rakyat dan SPPG untuk MBG,” tutup Kiky.(cil)