Categories: Medan

Rico Waas Siap Maksimalkan Pelayanan Kesehatan di Kota Medan

MEDAN- Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota H Zakiyuddin akan melanjutkan program Universal Health Coverage (UHC). Tidak hanya sekadar melanjutkan, tapi juga memaksimalkannya sehingga pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat lebih baik lagi.

“Ya, mungkin sebelumnya yang sudah baik ini belum mendapatkan pelayanan lebih maksimal lagi. Pelayanan inilah yang akan kita tingkatkan,“ kata Rico Waas di acara Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim di pelataran RSU Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) di Jalan Mandala By Pass Medan, Sabtu (15/3/2025).

Dikatakan Rico Waas, mengapa dirinya selalu bicara tentang pelayanan. Sebab, ungkapnya, rumah sakit yang ada saat ini kalah bersaing, terutama dari rumah sakit luar negeri yang selalu mengutamakan pelayanan, kecepatan, serta ketepatan servisnya.

Dikatakan Rico Waas, rumah sakit adalah sebuah simbol pelayanan dalam kota itu sendiri. “Jangan rumah sakit hanya menjadi tempat orang sakit mencari, kalau sakit dia cari. Padahal dia takut, merasa segan dan sungkan masuknya karena terpaksa,” ungkapnya.

Kondisi itu, bilang Rico Waas, membuat banyak orang untuk mempersiapkan diri jika mau masuk rumah sakit. Tidak sedikit, lanjutnya, yang pergi berobat ke rumah sakit di Negeri Jiran.

“Mereka sudah tahu rumah sakit mana yang akan dipilih. Karena dia sudah yakin kalau masuk rumah sakit itu pasti merasa nyaman. Jadi kalau sakit, dia pasti datangnya ke rumah sakit itu dan tidak pilih-pilih lagi,“ paparnya.

Artinya apa, kata Rico Waas, rumah sakit di luar negeri itu sudah mempersiapkannya, termasuk labelisasi rumah sakitnya. “Pelayanan rumah sakitnya sudah benar-benar bisa maksimal, sehingga terpromosikanlah. Nah ini menjadi tantangan untuk kita semua,“ paparnya.

Rico Waas selanjutnya mengapresiasi segmentasi yang dibawa Rumah Sakit Umum Muhammadiyah ini. Dikatakannya, segmentasi yang dibawa membawa labelisasi Muhammadiyah. Artinya, jelasnya, ini adalah sebuah segmentasi tertentu tapi membuka diri untuk semua masyarakat.

“Kami juga melihat tadi ada progres rumah sakit ini, Pak Rektor. Progres dari awal, ada perubahan, sehingga rumah sakit ini bisa sampai sekarang tumbuh lebih baik,“ ujarnya.

Sementara itu, Rektor UMSU Prof Dr Agussani MAP, mengingatkan kembali peran UMSU terhadap rumah sakit. Dikatakannya, RSU Muhammadiyah ini memiliki perjalanan panjang yang sangat luar biasa.

“Dulu pengelolaannya belum terlalu baik, sehingga Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengamanahkan UMSU sebagai pengelola dan memanajeman RSU Muhammadiyah,“ jelas Agussani.

Oleh karenanya, kata Agussani, ini merupakan komitmen universitas dan UMSU diberikan amanah untuk menyelamatkan RSU Muhammadiyah ini. “Mulai tahun 2018, alhamdulillah permasalahan mulai terselesaikan di bawah naungan UMSU,“ pungkasnya. (isl)