JAKARTA – Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung (Kejagung), Asep Nana Mulyana yang mewakili Jaksa Agung ST Burhanuddin memimpin upacara pemakaman Abdul Rahman Saleh.
Jenazah diturunkan ke makam oleh anak terakhirnya Abdul Haris. Sementara para undangan menatap prosesi pemakaman dari tenda di sebelah kiri.
Mantan Jaksa Agung di era SBY ini dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Sabtu (5/7/2025).
Abdul Rahman Saleh atau yang akrab disapa Amran diantarkan ke liang lahat oleh keluarga, kerabat, dan kolega terdekatnya.
Usai dimakamkan, Jampidum Asep dan pihak keluarga melakukan upacara simbolis penguburan, masing-masing menaruh satu sekop tanah ke dalam liang lahad. Proses pemakaman lalu diambil alih oleh pihak pengurus makam.
Setelah gundukan tanah terbentuk, nisan pun ditancapkan. Asep dan anak almarhum pun maju menaruh karangan bunga berwarna kuning dan putih di atas dan depan nisan. Terpampang foto Abdul Rahman Saleh di sana.
Sebelum membacakan doa, salah seorang perwakilan keluarga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada para undangan yang hadir.
“Kami mewakili keluarga Abdul Rahman Saleh mengucapkan terima kasih kepada bapak ibu semua yang telah sudi menghantarkan beliau ke tempat peristirahatan terakhir,” kata pihak keluarga.
Di tengah keluarga, terlihat sejumlah pegawai Kejaksaan ikut hadir. Beberapa tokoh yang mengenal baik Amran juga terlihat mengucapkan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.
Mereka adalah mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie; Mantan Pelaksana Tugas (Plt) Pimpinan KPK tahun 2009, Mas Achmad Santosa dan para pengurus serta pengacara publik dari LBH Jakarta.(bc)