DELI SERDANG – Suasana Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Pesantren Yayasan Al Fatih, Palu Manan, Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (27/05/2026), berlangsung penuh khidmat dan semarak budaya Melayu. Momentum ibadah tahunan tersebut semakin istimewa setelah kegiatan qurban akbar yang digelar berhasil mencatat penyembelihan sebanyak 5.000 hewan qurban dan memperoleh penghargaan internasional ASEAN Record serta ASIA Record.
Kegiatan yang dipimpin Ketua Panitia Datok Delphi El Hazmih gelar Datok Setia Bentara Kanan itu dihadiri berbagai tokoh penting dari dalam dan luar negeri. Tampak hadir YTAM Muhammad Fauzi, S.I.Kom., M.H selaku Raja Kejeruan Metar Bilad Deli XI bersama permaisuri, Asisten I Pemerintah Kabupaten Deli Serdang Drs. Zainal Abidin Hutagalung, MAP mewakili Bupati Deli Serdang, CEO Aliyah Rizq Holdings Pte. Ltd Datok Sri Mohamad Nor Ashraf, Syech Adnan Magharib, pimpinan Yayasan Al Fatih H. Tasimin M.T hingga Direktur The Herdsmen Pte. Ltd Datok Sri Ridzwan Syed.
Nuansa Islami berpadu dengan adat Melayu begitu terasa sejak pagi hari. Ribuan jamaah memadati area pesantren untuk melaksanakan Sholat Ied yang dipimpin Datok Hadi Muslim gelar Datok Setia Tuan Imam Diraja KMBD. Sementara khutbah Idul Adha disampaikan Datok Mukhlis gelar Datok Setia Diraja KMBD yang mengangkat pentingnya nilai pengorbanan, persatuan umat dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Usai pelaksanaan ibadah, prosesi penyembelihan hewan qurban dimulai secara simbolis oleh YTAM Muhammad Fauzi, kemudian dilanjutkan Syech Adnan Magharib serta Datok Sri Mohamad Nor Ashraf. Ribuan hewan qurban berupa lembu dan kambing dipersiapkan untuk didistribusikan kepada masyarakat kurang mampu, masjid serta sejumlah wilayah di Kota Medan dan sekitarnya. Tidak hanya didistribusikan dalam bentuk daging segar, sebagian hasil qurban juga diolah menjadi daging kaleng berbumbu untuk dikirim kepada peserta qurban di Singapura dan Malaysia. Selain itu, kulit hewan qurban turut dimanfaatkan untuk kebutuhan industri kulit sebagai bentuk pengelolaan yang lebih maksimal dan bernilai ekonomis.
Puncak acara terjadi saat Ketua Juri ASEAN Record, Ms. Gillian Ooi menyerahkan langsung penghargaan ASEAN Record dan ASIA Record kepada Datok Sri Mohamad Nor Ashraf selaku CEO Aliyah Rizq Holdings Pte. Ltd. Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan pelaksanaan qurban 5.000 ekor hewan yang melibatkan jaringan kegiatan di Indonesia dan sejumlah negara lain, sekaligus mengungguli persaingan dari 11 negara ASEAN dan 47 negara di Asia.
Dalam sambutannya, Drs. Zainal Abidin Hutagalung menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan qurban akbar tersebut. Menurutnya, kegiatan itu menjadi contoh nyata harmonisasi budaya Melayu dengan syiar Islam yang berjalan selaras dan membawa manfaat sosial bagi masyarakat. Hal serupa juga disampaikan Syech Adnan Magharib yang menilai keberhasilan tersebut sebagai simbol kuatnya persaudaraan umat Islam serumpun Melayu lintas negara. Sementara itu, YTAM Muhammad Fauzi mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari Aliyah Rizq Holdings Pte. Ltd, Yayasan Al Fatih, The Herdsmen Pte. Ltd, panitia, Juru Sembelih Halal (JULEHA), Anak Melayu Bersatu (AMBE), perangkat desa hingga masyarakat yang turut bergotong royong menyukseskan acara.
Tampak hadir dari sejak pagi hari, anggota DPRD Sumatera Utara Fajri Akbar, S.H gelar Datok Daksa Satya Wangsa Diraja KMBD, anggota DPRD Deli Serdang Muhammad Adami Sulaiman, S.H., M.Ag gelar Datok Satria Cakra Wangsa Diraja KMBD dan Prof. dr. Ridha Darmajaya, Sp.BS (K) gelar Datok Sri Satya Lencana Negeri di lokasi acara. Dengan pencapaian ASEAN Record dan ASIA Record, qurban akbar Idul Adha 1447 Hijriah yang berlokasi di Hamparan Perak, Deli Serdang resmi menjadi salah satu kegiatan qurban terbesar dan paling bersejarah tidak hanya di Indonesia tetapi juga di Asia Tenggara serta memperkuat eksistensi Kejeruan Metar Bilad Deli dalam syiar budaya dalam dunia Melayu dunia Islam.
Penulis: Yan Djuna gelar Datok Setia Nara Seni Diraja KMBD
(isl)