Categories: MedanNews

Dinas Pariwisata Kota Medan Gelar Workshop Penguatan Pokdarwis Gerakkan Ekowisata dan Kampung Wisata

MEDAN– Dinas Pariwisata Kota Medan menggelar Workshop Kampung Wisata dengan tema “Penguatan Pokdarwis sebagai Penggerak Ekowisata dan Kampung Wisata Berkelanjutan” yang akan digelar pada 18-19 November 2025.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, M. Odi Anggia Batubara, S.STP., M.M dalam sambutannya, menjelaskan bahwa sektor pariwisata berkembang sangat pesat terutama berbasis komunitas.

Oleh karena itu, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) punya peranan sangat penting sebagai garda terdepan dalam membangun, mengelola dan mempromosikan potensi  wisata di wilayah masing-masing.

“Keberadaan Pokdarwis bukan hanya pelengkap tapi sebagai motor penggerak pembangunan pariwisata yang berkelanjutan. Pembentukan Pokdarwis juga diatur dalam Peraturan Walikota nomor 23 tahun 2025 tentang pengelolaan daya tarik wisata dan kawasan strategis pariwisata Kota Medan, ” ujarnya saat Pembukaan Workshop, Selasa (18/11/2025) di Foresthree Cafe, Jalan Marelan Raya, Tanah Enam Ratus, Medan Marelan, Kota Medan.

Odi menjelaskan bahwa Medan Utara termasuk Danau Siombak merupakan Kawasan Strategis Pariwisata V (KSP V).

Workshop ini tentunya sebagai trigger untuk mempersiapkan kita untuk bagaimana nantinya KSP V akan dikembangkan dan terwujud, maka tempat wisata kita akan dihadiri dan didatangi oleh banyak wisatawan,”ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Kota Medan, Deby Fauziah, S. Sos, M. AP menjelaskan bahwa kegiatan Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) tentang konsep Ekowisata dan Pengelolaan Kampung Wisata.

“Kegiatan ini juga akan mengembangkan kemampuan manajemen destinasi wisata berbasis komunitas. Disini juga akan diberikan pelatihan strategi pemasaran, pemanfaatan teknologi digital dan pelayanan wisata yang baik,” ujarnya.

Dengan adanya workshop ini, diharapkan juga terbentuk rencana aksi dalam mengembangkan kampung wisata. Ia juga berharap kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan juga stake holder lain.

Sementara itu,  Sekretaris  Komisi III DPRD Kota Medan, David Roni Ganda Sinaga SE yang juga merupakan membidangi keuangan dan perekenomian Kota Medan termasuk bermitra Dinas Pariwisata, dalam kesempatan itu menekankan pentingnya kolaborasi antara semua pihak dalam mengambangkan pariwisata yang pada ujungnya dapat meningkatkan perekonomian.

Acara Workshop ini dilaksanakan dalam dua hari dan di dua lokasi. Hari Pertama di Foresthree Cafe dan hari Kedua di Danau Siombak Marelan. Kegiatan ini diikuti oleh 100 orang peserta dari berbagai elemen.

Pada hari pertama diisi dengan pendalaman materi tentang pengembangan desa wisata. Pada hari kedua dilakukan aksi sadar wisata dan pemasangan plank sapta pesona serta pengenalan identitas budaya pesisir, praktik interpretasi di lokasi Danau Siombak.

Dalam kegiatan pembukaan, juga diadakan penyerahan secara simbolis Trash Barrier  kepada pengelola dan penanggung jawab Danau Siombak.

Selain itu, juga diberikan Surat Keputusan (SK) Pokdarwis kepada 4 Pokdarwis yakni Kelurahan Besar Pesona Laguna, Kelurahan Payapasir Desa Wisata Danau Siombak, Kelurahan Sicanang Manggrove Ekotour, dan Kelurahan Tangkahan Islamic Center.

Acara ini juga dihadiri oleh PT PLN NP Belawan, PT Pelindo Regional, PT KAI Drive I Sumut, PT KA Pariwisata, ASITA, ASINDO, BPD PHRI Sumut, Camat Medan Marelan, perwakilan Camat Belawan dan Medan Labuhan.