MT. Hidayatul Ihsaniyah kecewa dengan Pemko Medan
MEDAN- Sejumlah Majelis Taklim kecewa terhadap Dinas Sosial Kota Medan yang tidak lagi memberikan bantuan sosial kepada kegiatan keagamaan khususnya majelis taklim. Demikian disampaikan beberapa Majelis Taklim yang berada di Kecamatan Medan Perjuangan kepada awak media, Sabtu (26/4/2025)
Pimpinan MT, Hj. Bayu Suprapti ketua MT. Hidayatul Ihsaniyah yang beralamat di Jalan Sentosa Lama mengungkapkan kekecewaannya karena Dinsos Kota Medan yang menyatakan tidak membantu lagi kegiatan-kegiatan majelis taklim kecuali yang hanya dikunjungi oleh Wali Kota Rico Waas saja.
“Kami telah menyiapkan administrasi, seperti proposal untuk kegiatan majelis taklim menyantuni anak yatim yang tentu mengeluarkan tenaga dan biaya, tetapi ternyata dinas social menyebut bantuan untuk majelis taklim tidak ada lagi,” ujarnya.
Hj. Bayu mengemukakakan kekecewaannya karena pada periode-periode sebelumnya bantuan untuk kegiatan sosial keagamaan seperti majelis taklim ada dan terus diberikan.
“Dinas social menyebut bahwa sekarang bantuan hanya untuk masjid yang dikunjungi Wali Kota Rico Waas saja, seperti pada saat Safari Ramadan saja. Tentu kami kecewa, karena itu berarti tujuannya ke masjid bukan ke majelis taklim,” ujarnya.
Pernyataan Hj Bayu juga diamini oleh Pimpinan MT Al-Muslimin Jalan Gurilla, Hj. Rosmiati Pasaribu dan juga Pimpinan MT Al Muhajirin Jalan Pimpinan Gang Langgar Padang, Hj. Rosmanidar Daulay.
Mereka menyayangkan jika benar ini kebijakan dari Wali Kota Medan Rico Waas. Apalagi jika melihat motto Kota Medan hari ini “Medan Untuk Semua” serta punya visi Medan Bertuah. Tentu Motto ini mencerminkan komitmen untuk menciptakan Kota Medan yang adil, setara, dan memberikan manfaat yang maksimal bagi seluruh masyarakat.
Para Ibu Pengajian itu berharap Pemerintah Kota Medan terus dapat membantu kegiatan keagamaan yang pasti merupakan kegiatan-kegiatan positif dan menyentuh langsung ke masyarakat.
Mereka berharap Komitmen dari Wali Kota untuk berbagi, dalam arti memberikan kasih sayang kepada seluruh warga, termasuk umat beragama, dan tidak ada yang boleh terdiskriminasi. (isl)