MEDAN — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra daerah Sumatera Utara. Di usia yang masih sangat muda, Alarick Danish Pradhana Soeroso, bocah 8 tahun asal Kota Medan, sukses mengharumkan nama Sumut setelah meraih medali emas dalam ajang Kejuaraan Nasional Wadokai Karate-Do Indonesia 2026 yang digelar di Bogor, Jawa Barat, pada 30 April hingga 3 Mei 2026.
Hebatnya lagi, Alarick menjadi satu-satunya atlit kelas KATA Perorangan dari perguruan Wadokai mewakili provinsi Sumatera Utara dan berhasil keluar sebagai juara pertama di tengah persaingan dengan karateka dari berbagai daerah di Indonesia.
Prestasi tersebut menjadi bukti nyata kerja keras, disiplin, dan semangat juang tinggi yang terus ditanamkan kepada Alarick sejak usia dini. Meski baru berusia 8 tahun dan masih duduk di bangku sekolah dasar, kemampuan Alarick di dunia karate khususnya KATA Perorangan sudah membuat banyak orang kagum.
Tak hanya sekali, sepanjang tahun 2025 dan 2026 Alarick telah mengoleksi total 17 medali dari berbagai kejuaraan nasional maupun internasional. Dan pada tahun 2026 pun ia berhasil menorehkan medali emas di ajang Kejurnas Wadokai Karate-Do Indonesia.
Putra pertama pasangan dr. Moh Ramadhani Soeroso, Sp.P(K)-Onk dan Pujiyani itu mulai diperkenalkan dengan dunia karate sejak usia 5 tahun pada 2024. Meski berasal dari keluarga berkecukupan, sang ayah yang berprofesi sebagai dokter spesialis paru tersebut tetap mendidik Alarick dengan disiplin tinggi dan tidak memanjakannya.
“Alhamdulillah, berkat kemauan dan latihan keras, Alarick selalu mampu meraih juara. Tahun 2026 ini Alarick berhasil menjadi juara 1 dan meraih medali emas pada Kejuaraan Nasional Wadokai Karate-Do Indonesia 2026,” ujar dr. Moh Ramadhani Soeroso, Sp.P(K)-Onk di sela kesibukannya melayani masyarakat, Selasa (26/5/2026).
Saat ini Alarick bernaung di Dojo SOEROSO WADO KARATE INDONESIA, dojo yang didirikan sang ayah pada 13 Oktober 2025. Di bawah bimbingan Sensei Eddy Darwan, kemampuan Alarick terus berkembang pesat hingga menjadi salah satu karateka cilik potensial asal Medan.
Dalam kategori KATA Perorangan yang digelutinya, Alarick dituntut menampilkan keindahan teknik, ketepatan gerakan, keseimbangan, serta seni jurus karate dengan penuh konsentrasi dan disiplin tinggi — bukan sekadar pertarungan fisik.
Keberhasilan Alarick kini menjadi inspirasi bagi banyak anak muda di Sumatera Utara bahwa usia muda bukan halangan untuk berprestasi di tingkat nasional. (gbz)