JAKARTA- PT Bank Mega Syariah sampai dengan akhir November 2024 telah menghimpun dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp 10 triliun. Simpanan tersebut mengalami pertumbuhan 0,7% dibandingkan dengan posisi akhir Desember 2023 atau secara year to date (ytd).
Dari nilai simpanan yang dihimpun tersebut, Bank Mega Syariah mencatatkan porsi dana murah (current account saving account/CASA) yang meningkat. Di mana pada November 2023 porsi CASA sebesar 31,5% dan saat ini menjadi 33,5% dari total DPK perseroan.
Untuk terus meningkatkan penghimpunan simpanan, Bank Mega Syariah juga mengembangkan segmen nasabah prioritas, salah satunya menghadirkan kantor cabang prioritas di lokasi strategis, salah satunya Kantor Cabang Pembantu (KCP) Jakarta Tanjung Karang.
Di samping itu, KCP Tanjung Karang juga akan beroperasi untuk memberikan layanan pembiayaan konsumer dan business banking. Adapun produk konsumer yang akan menjadi fokus di KCP Tanjung Karang antara lain Pembiayaan Perumahan (Flexi Home) dan Pembiayaan Tanpa Agunan (Flexi Mitra).
Hingga November 2024, tercatat total pembiayaan konsumer di Bank Mega Syariah mencapai lebih dari Rp 421 miliar atau naik 25% (ytd). Sementara total pembiayaan business banking di Bank Mega Syariah mencapai Rp 1,2 triliun atau naik 11,3% (ytd).
Direktur Bisnis Bank Mega Syariah Rasmoro Pramono Aji dalam keterangannya menyatakan, hadirnya layanan prioritas juga dalam rangka memperkuat inklusi perbankan syariah dengan menyediakan berbagai layanan perbankan yang terbaik dan eksklusif.
“KCP Jakarta Tanjung Karang juga diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan bisnis, salah satunya melalui produk Mega First Syariah yaitu layanan eksklusif yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan layanan finansial bagi nasabah premium dan produk wealth management,” ungkap Oney, sapaan akrabnya, Minggu (15/12/2024).
Peresmian KCP Jakarta Tanjung Karang menambah jumlah cabang prioritas Bank Mega Syariah menjadi 14 cabang. Cabang-cabang tersebut tersebar di Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Malang, Medan, Palembang, dan Makassar.
Selain terdapat layanan Mega First Syariah, KCP Tanjung Karang juga akan mendukung peningkatan kelolaan dana pihak ketiga (DPK) melalui produk dan program simpanan seperti Tabungan Suka Suka, Tabungan Super Saving, Tabungan Haji dan Giro Berkah Institusi.
Kemudian, ada juga Program deposito Bestie (Bebas Sepenuh Hati) dengan spesial nisbah bagi hasil, yang memungkinkan nasabah tetap bertransaksi dengan leluasa tanpa harus di lock melalui channel digital banking M-Syariah dan ATM dengan kewajiban menjaga saldo akhir hari sesuai ketentuan program.
KCP Tanjung Karang yang beralamat di Gedung Tatapuri Lt. Dasar, Jl. Tanjung Karang, Jakarta Pusat merupakan relokasi dari KCP Tebet yang sebelumnya beralamat di Jalan Tebet Timur Dalam Raya No 64 Jakarta Selatan.
Acara peresmian KCP Tanjung Karang dihadiri oleh Direktur Utama Bank Mega Syariah Yuwono Waluyo, Direktur Bisnis Bank Mega Syariah Rasmoro Pramono Aji, Direktur Operasi & Teknologi Slamet Riyadi, jajaran manajemen Bank Mega Syariah, serta para nasabah KCP Jakarta Tanjung Karang.
Menjadi bagian dari nasabah prioritas Bank Mega syariah dapat memberikan berbagai keuntungan eksklusif, seperti akses ke MegaFirst Syariah Lounge, layanan personal dari Relationship Manager, bebas biaya transfer, layanan Haji & Umroh Concierge, laporan e-statement terintegrasi, layanan konsultasi ZISWAF yang bekerja sama dengan CT Arsa Foundation, fasilitas bebas antrian, dan penggunaan Safe Deposit Box gratis biaya sewa untuk tahun pertama. Selain itu, nasabah juga dapat menikmati privilege lainnya seperti airport lounge, airport transfer, medical check-up, dan hadiah eksklusif pada momen spesial. (inv/isl)
