BPOM Ciduk Sayur Basi Digunakan untuk MBG

Nasional63 Dilihat

JAKARTA – Makan Bergizi Gratis yang menjadi program Presiden Prabowo Subianto untuk memenuhi asupan gizi anak sekolah hampir menjadi petaka. Sebab, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Taruna Ikrar menemukan adanya sayur basi yang diolah untuk disajikan sebagai salah satu menu MGB.

Temuan itu, diketahui saat pihaknya mengawasi dan mengevaluasi pelaksaan program MGB.

BACA JUGA :  Temukan Indikasi Korupsi Penyelenggaraan Haji, DPR Bentuk Pansus Angket

“Seluruh Balai Besar dan UPT bekerja bersinergi, mulai dari bagaimana mengevaluasi produk yang akan diberikan, bagaimana dapurnya, bagaimana produknya,” ujar Ikrar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (10/1/2025).

Hasil pengawasan itu berbuah temuan adanya makanan yang terindikasi tak layak edar untuk program MBG di salah satu daerah.

Untungnya, makanan tak layak tersebut berhasil disetop sebelum beredar, sehingga para siswa tak sempat mengonsumsinya.

BACA JUGA :  Kejaksaan Agung Periksa 5 Orang Saksi Terkait Perkara Impor Gula

“Sudah hampir sampai terus kita cegah, ini jangan diberikan karena mungkin ada hal yang bisa menimbulkan gangguan kesehatan,” tuturnya.

“Ada sayur yang basi intinya begitu, sayur yang basi ini kita cegah untuk tidak diminum, tidak didistribusikan itu contohnya,” imbuhnya.

Saat ditanya lokasi sekolah yang hampir menerima makanan tak bergizi tersebut, Ikrar memilih untuk bungkam.

BACA JUGA :  Sinergi Kemenkop dan MUI Perkuat Ekonomi Umat Berbasis Koperasi

“Tidak elok kalau saya menyampaikan tempatnya. Karena kami tidak mau menimbulkan kepanikan. Tapi kami ingin tunjukkan bahwa BPOM sudah berperan di garis terdepan untuk kesuksesan MBG ini,” katanya.(nix/mrk)