PD Mathla’ul Anwar Dorong Pemuda Faham Konsep Ekonomi Syariah

Ekonomi Syariah66 Dilihat

BOGOR – Pengurus Daerah Mathla’ul Anwar Kabupaten Bogor menghelat diskusi dan pengajian bulanan yang membahas soal pentingnya peran pemuda dalam memahami konsep ekonomi syariah.

Kegiatan tersebut telah berlangsung pada, Kamis (6/2/2025) kemarin yang bertempat di Komplek Pusdai II, Jl. Bersih No. 1, Tengah, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Ketua Pengurus Daerah Mathla’ul Anwar Kabupaten Bogor, Abdul Aziz Sarnata mengatakan kegiatan bertujuan untuk menjalin silaturahmi para tokoh muslim dan pemuda di bumi Tegar Beriman.

BACA JUGA :  Ekonomi Qurban : Manifestasi Keadilan Distributif dan Penguatan Ekosistem Keuangan Sosial Islam Pada Hari Raya Idul Adha

“Serta menjadi wadah untuk menimba ilmu baru bagi para peserta tentang konsep ekonomi syariah dalam membangun peradaban islam,” ujarnya, Jumat (7/2/2025) dikutip RadarBogor.

Sehingga untuk merealisasikan tujuan itu, Abdul Aziz menyebut pihaknya sengaja menghadirkan sejumlah narasumber yang berasal dari akademisi dan pemuka agama.

Seperti halnya, Ahmad Sofyan yang menjelaskan bahwa ekonomi syariah merupakan pilar kesejahteraan ummat manusia, bukan hanya untuk mereka yang beragama muslim.

BACA JUGA :  Dukung Rico Waas Kembangkan Produk Lokal, BSI Siapkan Sertifikasi Halal Gratis untuk 1.500 UMKM

Pria yang akrab disapa Ahmad itu menyebut bahwa setidaknya ada tiga alasan yang membuat ekonomi syariah memiliki peran strategis dalam keberlangsung ummat manusia.

“Pertama ekonomi syariah memiliki prinsip keadilan, kemudian kemaslahatan serta distribusi kesejahteraan yang berorientasi pada keseimbangan duniawi dan ukhrawi,” ujarnya.

Menurutnya dengan mengusung tiga prinsip itu maka ekonomi syariah dapat menjadi solusi dari ketimpangan sosial dan eksploitasi ekonomi berbasis riba.

BACA JUGA :  BSI Aceh Kucurkan KUR 2024 Melebihi Target

Oleh karenanya Ahmad berharap para pemuda dapat senantiasa menggalakan kembali konsep ekonomi syariah dalam kehidupan sehari-sehari.

“Sebab mereka ini adalah generasi penerus bangsa, mereka merupakan pelopor perubahan, karena itu para pemuda mesti faham hal-hal yang dapat mensejahterakan ummat untuk kedepannya,” pungkasnya. (rdr/isl)