JAKARTA- Sejumlah nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI) masih mengeluhkan soal penggunaan aplikasi mobile banking, BYOND. Hingga pada Selasa (11/2/2025) pagi, aplikasi mobile banking BYOND ini masih tidak dapat diakses atau error.
Nasabah Bank BSI pun mengeluhkan sejumlah kendala yang menghambat transaksinya menggunakan BYOND. Mulai dari transaksi QRIS, layanan transfer hingga pembayaran lainnya.
Kegagalan transaksi menggunakan aplikasi BYOND ini sudah dialami para nasabah Bank BSI sejak 3 hari terakhir. Bank BSI pun memberikan tanggapannya terkait kendala akses BYOND yang dialami oleh para nasabah.
Melalui akun X, Bank BSI menyampaikan permohonan maaf karena nasabah terkendala melakukan transaksi melalui aplikasi BYOND ini.
Bank BSI menginformasikan bahwa saat ini sedang dilakukan upgrade sistem guna peningkatan kualitas layanan transaksi nasabah pada aplikasi BYOND. Sehingga saat ini, layanan transaksi masih terkendala.
Nasabah Bank BSI bisa melakukan pengecekan secara berkala pada aplikasi BYOND. Sebagai alternatif, nasabah Bank BSI bisa menggunakan e-channel lainnya. Seperti Kartu ATM GPN dan BSI Net Banking jika sudah aktif.
Bank BSI juga mengimbau kepada nasabah untuk berhati-hati menjaga kerahasiaan data. Nasabah juga diharapkan waspada atas penipuan yang mengatasnamakan Bank BSI.
Sebelumnya dikutip Antara, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyampaikan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan pembaruan (upgrade) sistem untuk meningkatkan kualitas layanan transaksi nasabah, merespons keluhan nasabah mengenai gangguan (error) pada aplikasi Byond by BSI.
“Selama proses tersebut, layanan transaksi nasabah melalui e-channel mengalami kendala dan transaksi dapat dilakukan di cabang-cabang,” kata Corporate Secretary BSI Wisnu Sunandar dalam jawaban tertulis kepada ANTARA di Jakarta, Senin (10/2/2025).
Wisnu memastikan bahwa data dan dana nasabah tetap dalam kondisi aman. Ia juga meminta agar nasabah tetap mewaspadai penipuan yang mengatasnamakan BSI.
“Pastikan untuk menjaga kerahasiaan data pribadi Anda, termasuk password, PIN, dan OTP, serta tidak membagikannya kepada siapapun, termasuk pegawai BSI,” kata dia.
Untuk informasi lebih lanjut, ujar Wisnu, nasabah dapat menghubungi BSI Call Center melalui nomor 14040 atau mengunjungi kanal resmi www.bankbsi.co.id. Nasabah juga bisa datang secara langsung ke kantor cabang BSI terdekat untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Pada Sabtu , BSI telah mengumumkan kepada nasabah tentang berlangsungnya pemeliharaan sistem yang dilakukan pada Minggu pukul 01.00 hingga 05.00 WIB.
Selama proses tersebut, sebut BSI, layanan transaksi tidak dapat digunakan tetapi BSI memastikan bahwa data dan dana nasabah tetap aman.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi,” tulis BSI melalui akun resmi Twitter atau X, Sabtu (8/2/2025) lalu. (isl)
