Ratusan Nelayan Demo di DitPolairud Polda Sumut, Tuntut Pukat Tarik

Hukum, Sosial83 Dilihat

BELAWAN- Ratusan nelayan yang tergabung dalam Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menggelar aksi demo di depan Markas Komando Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Mako DitPolairud) Polda Sumut.

Di depan Mako DitPolairud yang terletak di Jalan TM Pahlawan Belawan, para nelayan tradisional tersebut menuntut agar pengoperasioan kapal ikan pukat tarik tanpa ijin dan dianggap merusak lingkungan, segera dihentikan.

Dalam aksinya, massa yang dikomandoi Ketua KNTI Sumut yakni Baasir, tampak membawa spanduk dan poster yang menuntut penghentian operasi pukat tarik dua tanpa izin, karena dinilai sangat merugikan nelayan kecil.

BACA JUGA :  Kejaksaan Agung Kembali Periksa 2 Saksi Terkait Kasus PT Duta Palma Korporasi

“Kami memprotes operasi pukat tarik dua tanpa izin karena telah merugikan nelayan kecil dan merugikan pemerintah serta merusak lingkungan laut,” cecar Baasir dalam orasinya dalam aksi demo, pada Kamis (13/2/25) sebagaimana dikutip Mistar.

“Kami meminta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk menghentikan operasi tersebut dan memberikan perlindungan kepada nelayan kecil,” ujar Baasir lebih lanjut.

BACA JUGA :  42 Siswa SIP Angkatan 54, Gelombang ke-2 Resimen Citta Dharma Laksita Polda Sumut Gelar Bakti Sosial

Aksi massa tersebut berlangsung secara damai dan tidak menimbulkan gangguan lalu lintas. Petugas keamanan yang berjaga di lokasi demonstrasi juga tidak melakukan tindakan terhadap para demonstran.

Sementara itu, DitPolairud Polda Sumut, AKBP Pahala Hotma Mangatur Panjaitan melalui KBO-nya AKBP Jenda K Sitepu, menyahuti aspirasi masa KNTI.

“Kita sepakat menjaga laut kita. Kami akan segera berkoordinasi dengan pihak-pihak pemberi izin dan penegak hukum lainnya terkait apa yang disampaikan bapa -bapak nelayan,” kata Jenda.

BACA JUGA :  Kejaksaan Agung Periksa 4 Saksi Lagi Terkait Perkara Minyak Mentah PT Pertamina

Setelah mendapatkan tanggapan dari DitPolairud Polda Sumut, ratusan nelayan yang mengendarai puluhan angkot bergerak melanjutkan aksinya menuju pelabuhan perikanan di Gabion Belawan. (mst/isl)