Laba BTPN Syariah (BTPS) Melorot 1,76% Di 2024

Ekonomi Syariah72 Dilihat

JAKARTA- PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) telah membukukan laba bersih senilai Rp 1,06 triliun sepanjang 2024. Capaian tersebut melorot sedikit sekitar 1,76% secara tahunan (YoY).

Penurunan laba tersebut sejalan dengan penurunan dari beberapa pos pendapatan bank. Misalnya, pendapatan margin bersih yang turun sekitar 6,94% YoY menjadi senilai Rp 4,89 triliun.

Tak hanya itu, pendapatan operasional lainnya juga mengalami penurunan menjadi Rp 43,72 miliar. Pada periode sama tahun sebelumnya, pos tersebut berhasil membukukan senilai Rp 60,95 miliar.

BACA JUGA :  Seminar Nasional SEF 2025: KSEI Iqtishoduna UMPP Gandeng BI

Untungnya, BTPS berhasil melakukan efisiensi biaya sepanjang 2024. Ini tercermin dari beban operasional yang turun sekitar 8,98% YoY menjadi senilai Rp 3,59 triliun.

Dari sisi intermediasinya sendiri, BTPS telah menyalurkan pembiayaan ke nasabahnya senilai Rp 9,35 triliun. Angka tersebut turun dari tahun sebelumnya yang bisa mencapai Rp 10,34 triliun.

Penurunan juga turut terjadi pada Dana Pihak Ketiga (DPK) milik BTPS. Di mana, penurunan DPK dari bank syariah ini mencapai 4,32% YoY menjadi senilai Rp 2,13 triliun.

BACA JUGA :  Pakar Ekonomi Syariah Usul BPKH Setara Kemenag

Sementara itu, CKPN untuk piutang murabahah mengalami penurunan 23,8% YoY menjadi Rp 924,2 miliar. Manajemen bilang ini sejalan dengan berakhirnya masa relaksasi Covid-19 dan bank telah melakukan hapus buku.

“Bank di akhir tahun lalu telah melakukan pencadangan yang memadai untuk portofolio Covid-19 tersebut,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi, Senin (17/2/2025) dikutip dari Kontan. (isl)