Menteri Berkinerja Terbaik! Nusron Wahid Masuk Jajaran Teratas Versi Roda Institute

Nasional84 Dilihat

JAKARTA – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, dikategorikan sebagai lima Menteri Kabinet Merah Putih dengan kinerja terbaik berdasarkan hasil riset dari Research Oriented Development Analysis (RODA) Institute. Riset ini secara resmi dirilis pada Rabu (19/2/2025) lalu.

Menurut Direktur Eksekutif RODA Institute Ahmad Rijal Ilyas, Menteri Nusron mendapat apresiasi dari masyarakat atas keberaniannya menyelesaikan persoalan-persoalan pertanahan.

BACA JUGA :  Bahlil Buka-bukaan: Proyek Gas Raksasa Masela Mandek 28 Tahun Bukan Sepenuhnya Salah Investor

“Menteri ATR/Kepala BPN baru-baru saja viral, masyarakat mengapresiasi terkait kinerja beliau yang dinilai berani dan dekat dengan masyarakat,” jelasnya, dikutip dari Golkarpedia, Rabu (5/3/2025).

Dari keterangan Ahmad Rijal Ilyas, riset ini dirilis berdasarkan hasil penilaian responden terhadap kinerja menteri, kedekatan dengan masyarakat, hingga kesigapan dalam menyelesaikan berbagai persoalan.

“Responden kami tanyakan seputar kinerja menteri, kedekatan dengan masyarakat, sering turun kelapangan, serta yang sangat terlihat mendukung visi Presiden Prabowo-Gibran,” ungkap Ahmad Rijal Ilyas.

BACA JUGA :  DPP HARI Apresiasi Kerja Keras Pemerintah RI Lepaskan 9 WNI dari Tentara Israel

Selain Menteri Nusron, terdapat empat Menteri Kabinet Merah Putih dengan kinerja terbaik menurut RODA Institute, yakni Menteri Agama, Nasaruddin Umar; Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi; Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid; serta Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti.

Sebagai informasi, survei ini dilakukan pada bulan Februari 2025 dengan melibatkan responden dari berbagai kalangan, mulai dari pekerja, wirausaha, pemuda dan mahasiswa.

BACA JUGA :  Rotasi Kilat ATR/BPN: 85 Pejabat Dilantik, Masa Jabatan Maksimal Dua Tahun

Survei ini dipilih dengan metode simple random sampling dan terdistribusi secara proporsional pada seluruh provinsi di Indonesia.(bc)