Gebyar Ramadan Keuangan Syariah 2025 Resmi Dibuka

Ekonomi Syariah67 Dilihat

BANDARLAMPUNG- Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, secara resmi membuka acara Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (Gerak Syariah) 2025 yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung di Mall Bumi Kedaton, Bandarlampung, Jumat (07/03/2025). Acara ini berlangsung selama tiga hari, dari 7 hingga 9 Maret 2025, dengan tujuan memperkuat ekosistem keuangan syariah serta meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di masyarakat.

Dalam sambutannya, Wagub Jihan mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya acara ini yang menjadi momentum penting untuk memperkenalkan berbagai produk dan layanan keuangan syariah kepada masyarakat Lampung.

“Alhamdulillah, kita bersyukur atas taufik dan hidayah Allah SWT yang memungkinkan kita hadir dalam acara yang sangat penting ini. Semoga acara ini memberikan manfaat besar, khususnya dalam meningkatkan pemahaman dan literasi keuangan syariah,” ujarnya.

BACA JUGA :  Perolehan Zakat dan Wakaf di Indonesia Capai 10 T Per Tahun

Acara ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara pelaku usaha, lembaga keuangan syariah, dan pemerintah dalam mendorong pengembangan ekonomi syariah yang berkelanjutan. Selain itu, Gerak Syariah juga memperkuat sinergi dan kolaborasi berbagai pihak dalam mengakselerasi kemajuan ekonomi syariah di Provinsi Lampung.

Wagub Jihan menilai bahwa acara ini sangat relevan dengan kondisi Provinsi Lampung, yang mayoritas penduduknya beragama Islam, dengan persentase mencapai 95,53%. Menurutnya, pengembangan ekonomi syariah di daerah ini memiliki potensi yang sangat besar dan dapat memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat, bukan hanya umat Muslim.

BACA JUGA :  Targetkan Nilai Subrogasi Rp3 Triliun, ICDX Luncurkan Buku Transaksi Syariah

“Pengembangan ekonomi keuangan syariah tidak hanya menyasar umat Muslim, namun prinsip-prinsip seperti keadilan, transparansi, dan keberlanjutan dalam keuangan syariah juga memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.

Gerak Syariah 2025 juga menyoroti pentingnya edukasi berkelanjutan terkait produk-produk keuangan syariah yang dapat dengan mudah diakses oleh masyarakat. Acara ini melibatkan berbagai pihak, termasuk lembaga keuangan syariah, pondok pesantren, asosiasi, dan komunitas masyarakat dalam upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi syariah di Lampung.

Wagub Jihan mengapresiasi OJK Provinsi Lampung serta seluruh pihak yang telah berperan dalam suksesnya acara ini. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin, bahkan di luar bulan Ramadan.

BACA JUGA :  KNEKS Kolaborasi dengan PUM Belanda, Kembangkan Koperasi Produksi

“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan berkah kepada kita semua dan meridhai setiap langkah yang kita ambil dalam meningkatkan ekonomi dan keuangan syariah di Provinsi Lampung,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Lampung, Otto Fitriandy, menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki tujuan strategis, yakni memperkuat ekosistem keuangan syariah di lingkungan pondok pesantren serta meningkatkan inklusi keuangan syariah di masyarakat.

“Kami berharap Gerak Syariah menjadi platform bagi masyarakat, khususnya dari kalangan pesantren, untuk lebih mengenal dan memahami produk serta layanan keuangan syariah, yang pada akhirnya mendukung perkembangan ekonomi berbasis syariah di Lampung,” ungkap Otto. (isl)