Hijrahfest dan Women Festive 2025, Sukses Perkuat Ekosistem Halal dan Ekonomi Syariah di Indonesia

Ekonomi Syariah55 Dilihat

BOGOR- Hijrahfest dan Women Festive 2025 berhasil diselenggarakan dengan meriah, menjadi ajang penting dalam memperkuat ekosistem halal serta mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia.

Hijrahfest dan Women Festive 2025 yang digagas pasangan Arie Untung dan Fenita Arie ini tidak hanya menjadi wadah bagi pelaku usaha untuk memasarkan produk halal, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan inspirasi bagi masyarakat luas.

Dengan tema ‘The Beginning of The End of Time’, Hijrahfest 2025 mengajak masyarakat untuk tidak hanya berhijrah secara personal, tetapi juga bersama-sama membangun ekosistem halal yang lebih luas.

Dikutip dari Radarbogor, Acara ini diikuti oleh lebih dari 115 booth yang terdiri dari 91 brand, termasuk pengusaha UMKM halal, yang menawarkan berbagai produk mulai dari fashion muslim, kuliner halal, hingga layanan keuangan syariah.

Selain pameran produk, Hijrahfest 2025 juga menghadirkan berbagai tokoh inspiratif seperti Ustaz Abu Bassam Oemar Mita, Aa Gym, dan Ustaz Abdul Somad, yang memberikan kajian dan ceramah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait akhir zaman. Kehadiran para tokoh ini menambah nilai edukatif dan spiritual bagi para pengunjung yang hadir.

BACA JUGA :  UIN Bengkulu Serahkan Hibah BMN kepada STIESNU Bengkulu

Sementara itu, Woman Festive yang diadakan pada 8-9 Maret 2025 di Balai Kartini, Jakarta, menjadi ruang bagi perempuan untuk bersatu, berbagi, dan tumbuh melalui pemberdayaan.

Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh seperti Mamah Dedeh, Ustazah Zulaikho Muhammad, dan Dewi Sandra, yang membahas isu-isu relevan dengan kehidupan perempuan, seperti kesehatan mental, keluarga, dan karier.

Kolaborasi antara Woman Festive dan Halalmove Expo juga menghadirkan lebih dari 107 booth dari 74 brand yang menawarkan berbagai produk halal, mulai dari kuliner, fashion, hingga layanan keuangan syariah.

Hal ini menunjukkan peran sentral perempuan dalam menggerakkan ekonomi bangsa melalui pengelolaan sumber ekonomi keluarga dan inovasi di sektor usaha syariah.

BACA JUGA :  Capai 70 T Per Tahun, ICMI Dorong Optimalisasi Pengelolaan Dana Haji

Data dari The Global Islamic Economy Indicator menunjukkan bahwa Indonesia berhasil naik ke peringkat ketiga dunia dalam ekonomi syariah dengan populasi 241,7 juta jiwa, dari yang sebelumnya peringkat keempat.

Peningkatan ini mencerminkan penguatan ekosistem halal di Tanah Air dan dampak positif dari kolaborasi antara UMKM dan seluruh pihak di industri halal.

Arie Untung, sebagai penggagas Hijrahfest, menekankan bahwa Ramadan adalah momentum untuk memperkuat ikatan spiritual sekaligus membangun fondasi komunitas yang lebih baik.

Melalui Hijrahfest, masyarakat diajak untuk tidak hanya berhijrah secara personal, tetapi juga bersama-sama menciptakan ekosistem halal yang holistik.

Fenita Arie, penggagas Woman Festive, menambahkan bahwa perempuan memiliki peran sentral dalam menggerakkan ekonomi bangsa.

Woman Festive hadir untuk mengapresiasi kontribusi tersebut sekaligus membuka ruang lebih luas bagi perempuan untuk berkarya dan menjadi agen perubahan.

BACA JUGA :  Program GERAK Syariah OJK Salurkan Pembiayaan Rp4,6 Triliun

Kedua acara ini menjadi cerminan dari harmonisasi antara nilai tradisi Ramadan dan inovasi gaya hidup modern yang berlandaskan syariah.

Antusiasme pengunjung terhadap Hijrahfest dan Woman Festive 2025 menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia semakin sadar dan peduli terhadap produk halal dan ekonomi syariah.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan lembaga keuangan syariah, diharapkan acara seperti Hijrahfest dan Woman Festive dapat terus berlanjut dan memberikan kontribusi positif bagi perkembangan ekonomi syariah di Indonesia.

Keberhasilan Hijrahfest dan Woman Festive 2025 juga menunjukkan bahwa konsep bisnis yang berbasis pada nilai-nilai Islam dapat berkembang dengan baik dan memberikan manfaat bagi banyak orang.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, ekosistem halal di Indonesia akan semakin kuat dan berkelanjutan. (isl)