Semarak Ramadan, IKAHI PN Makassar Beri Bantuan ke Panti Asuhan

Nasional, Sosial56 Dilihat

MAKASSAR – Pengurus Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) menyerahkan bantuan sembako di Panti Asuhan Nahdiat yang terletak di jalan Anuang, Kota Makassar. Kegiatan itu bekerjasama dengan Pengurus Jamaah Masjid Imamul Hakimin PN Makassar.

Sebagaimana informasi yang dihimpun, Kamis (27/3/2025), rombongan dipimpin Pembina IKAHI /Ketua PN Makassar, Dr I Wayan Gede Rumega dan Ketua IKAHI Cabang Makassar/ Wakil Ketua PN Makassar, Moehammad Pandji Santoso. Rombongan yang diterima oleh yang mewakil Pimpinan Yayasan Dr Muchlis Nadjamuddin pada Rabu (26/3/2025) kemarin.

BACA JUGA :  Gempa M6,2 Guncang Kepulauan Talaud, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

“Panti Asuhan atau Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) juga Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) ialah lembaga sosial nirlaba yang menampung, mendidik dan memelihara anak-anak yatim, yatim piatu dan anak telantar,” kata Muchlis Nadjamuddin.

Panti asuhan Nahdiyat merupakan salah satu lembaga perlindungan anak yang berfungsi memberikan perlindungan terhadap hak anak-anak sebagai wakil orang tua. Yaitu dalam memenuhi kebutuhan mental dan sosial pada anak asuh agar mereka memiliki kesempatan untuk mengembangkan diri sampai mencapai tingkat kedewasaan yang matang.

“Serta mampu melaksanakan perannya sebagai individu dan warga negara di dalam kehidupan bermasyarakat di Kota Makassar,” ujar Muchlis Nadjamuddin.

BACA JUGA :  Jokowi Masuk Daftar Pemimpin Paling Korup Versi OCCRP

Dalam kesempatan tersebut Ketua PN Makassar menegaskan bahwasannya kegiatan ini bukan semata-mata insidentiil.

“Namun perlu diartikan sebagai bentuk tali asih institusi badan peradilan di bawah Mahkamah Agung (MA) pada lingkungan di sekitarnya,” ucap Dr I Wayan Gede Rumega.

Sementara itu Wakil Ketua PN Makassar selaku Ketua IKAHI Cabang Makassar dan mewakili Pengurus Jamaah Masjid Imamul Hakimin menyampaikan bahwasannya ibadah puasa dapat meningkatkan derajat seorang hamba di sisi Allah SWT.

BACA JUGA :  JAMPIDUM Setujui 12 RJ, Ada Perkara Penadahan di Bangka

“Puasa menjadi ibadah yang sangat istimewa karena mendapatkan balasan langsung dari Allah SWT,” kata Moehammad Pandji Santoso, yang merujuk ke hadits qudsi riwayat Bukhari dan Ahmad. Dalam hadits tersebut, Rasulullah bersabda, Allah berfirman:

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلَّا الصِّيَامَ فَهُوَ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ إِنَّمَا يَتْرُكُ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ مِنْ أَجْلِي

“Semua amal ibadah manusia adalah untuknya kecuali puasa, karena puasa hanya untuk-Ku (Allah), dan Aku-lah yang akan langsung membalasnya. Ia meninggalkan makan dan minumnya semata untuk-Ku.”(bc)