Kajati, Wakajati, Asisten & Koordinator Provinsi Papua Barat Dapat Promosi dari Jaksa Agung RI

Nasional129 Dilihat

JAKARTA – Jaksa Agung ST Burhanudin melakukan mutasi besar-besaran di tubuh Kejaksaan. Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat Muhammad Syarifuddin SH MH dan Wakilnya Dr. Muslichuddin SH MH mendapatkan promosi oleh Jaksa Agung Nomor 352 Tahun 2025.

Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat yang baru dijabat oleh Basuki Sukarjono SH MH yang sebelumnya menjabat Direktur II Jaksa Agung Muda pada Bidang Intelijen Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Sementara Muhammad Syarifuddin SH MH kini menjabat Direktur pengendalian operasi pada Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejaksaan Agung.

Dr. Muslichuddin SH MH menjabat Wakajati di Bengkulu. Sementara Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Papua Barat Abun Hasbullah Syambas dimutasi ke Jakarta menjabat Kepala Subdirektorat Tindak Pidana Kepabeanan, Cukai, Tindak Pidana Khusus Lainnya, dan Tindak Pidana Pencucian Uang pada Direktorat Penuntutan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung.

BACA JUGA :  Dukung Asta Cita Swasembada Pangan Presiden, Kapolres Ajak KWT dan KTI di Jatiuwung Ngopi Kamtibmas, Ini Isinya!

Jabatan Hasbullah di Papua Barat diisi oleh Agustiawan Umar, S.H., M.H. yang sebelumnya menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara di Amuntai. Kemudian Imam Makmur Saragih SH MH Asisten pengawasan Kejati Papua Barat digeser menjabat Kepala Subdirektorat Penuntutan pada

Direktorat A Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung dia diganti oleh Eben Neser Silalahi, S.H., M.H.yang sebelumnya menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Ogan Ilir di Indralaya.

Djasmaniar, S.H., M.H. yang sebelumnya menjabat Asisten Tindak Pidana Umum pada Kejaksaan Tinggi Papua Barat digeser menjabat Kepala Bidang Penerangan dan Penyuluhan Hukum pada Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung dia diganti oleh Dr. Priyambudi, S.H., M.H. sebelumnya menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Karimun di Tanjung Balai.

BACA JUGA :  Jaksa Agung RI Berikan Arahan Strategis pada Kunjungan Kerja di Kejati Lampung

Asisten Intelijen Kejati Papua Barat Muhammad Bardan membenarkan adanya Surat dari Jaksa Agung ST Burhanudin terdapat Kepala Kejati dan Wakajati dan 7 pejabat yang terdiri dari Asisten dan Koordinator dimutasi.

“Ia benar ada surat keputusan bapak jaksa agung,” kata  Asisten Intelijen, Jumat (4/7/2025).

Dia menyebut, Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara pada Kejaksaan Tinggi Papua Barat Rachmad Surya Lubis, S.H., M.Hum. digeser menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Pinang dia diganti oleh Meilany, S.H., M.H. Kepala Kejaksaan Negeri Tarakan.

Kemudian Raden Arie Wijaya Kawedhar, S.H. Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Papua Barat digeser menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Lembata di Lewoleba posisinya diisi oleh Yosef Umbu Hina Marawali, S.H.mantan Kepala Seksi V pada Asisten Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur.

BACA JUGA :  Sugeng Riyanta Dorong Jajaran Tinggalkan Pola Lama: Tak Adaptif, Siap Tertinggal

Purnama, S.H., M.H. Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Papua Barat menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Parigi Moutong dia diganti dengan Ricky Parlin Jahyamanda, S.H.,M.Hum Jaksa Ahli Madya pada Kejaksaan Tinggi Banten.

Syahrir Jasman, S.H.,M.H.Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Papua Barat mendapat promosi sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Barat di Meulaboh dia diganti oleh Adi Bayu Kusuma, S.H., M.H. yang sebelumnya menjabat Kepala Subbidang Akademis pada Bidang Penyelenggara Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan Agung.(bc)