Lima Tentara Israel Bunuh Diri Gegara Stres Perang di Gaza

Internasional138 Dilihat

GAZA – Sedikitnya lima prajurit Israel tewas bunuh diri gegara stres berperang di Jalur Gaza, Palestina.

Russia Today (RT) melaporkan lima tentara Zionis itu menghabisi nyawanya sendiri dalam dua pekan terakhir karena mengalami “trauma” usai berperang di tujuh front.

Kelima tentara itu termasuk prajurit wajib militer dan cadangan yang baru saja selesai bertugas setelah menjalani perpanjangan misi.

Jumlah tentara yang bunuh diri di Pasukan Pertahanan Israel (IDF) semacam ini telah meningkat sejak beberapa waktu terakhir.

BACA JUGA :  Genosida Israel di Gaza Kian Sadis, Ibu dan 6 Anaknya Dibunuh

Hingga akhir 2023, tujuh prajurit tewas bunuh diri, diikuti dengan 21 kasus kematian pada 2024 dan 20 kasus pada awal 2025.

Untuk kasus kematian terbaru, yang telah dikonfirmasi pada Minggu (20/7), mencakup imigran berusia 19 tahun asal Norwegia. Ia bergabung dengan IDF kurang dari setahun yang lalu dan masih dalam proses pelatihan.

BACA JUGA :  Srilanka Diterjang Banjir, Tewaskan 14 Orang dan Semua Sekolah Tutup

Beberapa orang lainnya yaitu prajurit Brigade Golani yang menembak dirinya sendiri di pangkalan Sde Teiman dan prajurit cadangan Daniel Edri, yang membakar diri setelah didiagnosis post-traumatic stress disorder (PTSD).

Kasus kematian terbaru juga melibatkan prajurit cadangan yang bertugas aktif, dengan para pejabat militer menyebut insiden itu terjadi akibat trauma pertempuran.

BACA JUGA :  Pemerintah RI Diminta Tolak Maunya Trump Relokasi Pengungsi Gaza

“Kita tidak bisa bernapas lega menghadapi statistik ini,” kata pemimpin oposisi Yair Lapid.

“Perang ini juga membunuh mental,” tambah dia.

IDF juga membenarkan bahwa sejumlah prajurit cadangan ada yang menarik diri dari pertempuran karena mengalami stres.

Menurut Haaretz, jumlah tentara Israel yang bunuh diri karena masalah kesehatan mental ini kemungkinan lebih banyak dari yang tercatat.(cnni/bj)