Viral! Seorang Supir Ambulan Meninggal Dunia Usai Turunkan Jenazah ke Rumah Duka

Viral132 Dilihat

CIAMIS – Seorang sopir ambulans bernama Wahyu (48) meninggal dunia (MD) secara mendadak, akhir pekan lalu di Desa Hujungtiwu, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Wahyu meninggal dunia sesaat setelah tiba di rumah duka setelah menempuh perjalanan jauh dari Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung (RSHS) untuk mengantar jenazah warga setempat bernama Lilih (45).

Peristiwa ini terjadi pada Jumat (24/10) sore sekitar pukul 16.30 WIB. Menurut keterangan saksi, ketika warga sedang menurunkan jenazah dari mobil ambulans, Wahyu tiba-tiba terjatuh dari kursi kemudi dan tidak sadarkan diri.

BACA JUGA :  Terungkap Lewat Penggerebekan, Ayah Ini Akui Pilih Daycare Little Aresha karena Murah dan Review Bagus

Warga segera membawa korban ke Puskesmas Sukamantri, namun petugas medis menyatakan Wahyu telah meninggal dunia.

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, Wahyu memiliki riwayat penyakit lambung kronis dan diduga penyakitnya kambuh setelah menempuh perjalanan panjang dari Bandung menuju Ciamis.

Kapolres Ciamis AKBP Hidayatullah saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

BACA JUGA :  Polemik Penolakan Pendirian Gereja Toraja di Sungai Keledang, Anggota DPRD dari Partai Gelora Siap Mediasi Kedua Belah Pihak

“Benar, kami menerima laporan adanya sopir ambulans yang meninggal dunia secara mendadak di Desa Hujungtiwu, Kecamatan Panjalu. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Dugaan sementara korban meninggal akibat kelelahan dan penyakit lambung yang dideritanya kambuh,” ujarnya, Minggu (26/10).

Ia menambahkan, kepolisian telah berkoordinasi dengan tenaga medis dan keluarga korban.

BACA JUGA :  Viral Guru Suruh Murid Melantai, Komisi 2 DPRD Medan Kunjungi SD Abdi Sukma

“Peristiwa ini murni karena faktor kesehatan, dan pihak keluarga telah menerima dengan ikhlas. Jenazah telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di pemakaman setempat,” kata Hidayatullah.(cnni/bj)