APPRI Gelar Aksi di Mapolri, Desak Tangkap Bos Mafia Judi yang Terkenal di Sumatera Utara

Hukum, Nasional, Sumut101 Dilihat

JAKARTA – Aliansi Pemuda Peduli Rakyat Indonesia (APPRI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Markas Besar Polisi Republik Indonesia menyurakan tuntutannya segera tangkap Mafia Judi Ofline/online yang tersebar di beberapa Daerah di Sumatera Utara, Selasa (10/2/2026).

Aksi tersebut digelar atas aduan,laporan masyarakat terkait keresahan maraknya perjudian yang masih beraktivitas di Sumatera Utara di antaranya di Yanglim Plaza Kota Medan, Capital Building dan di beberapa titik di Marelan dan daerah lainnya.

Koordinator Lapangan APPRI, Mances, mengatakan aksi di Mabes POLRI ini merupakan langkah awal kiranya Kapol Ri Listiyo Sigit segera membentuk Tim Khusus dalam pengungkapan dan penangkapan Bos judi yang dikenal dengan (Aseng Kayu) penguasa di Sumatera Utara.

“Sesuai dengan perintah khusus Bapak Presiden Prabowo Subianto terhadap Polri mengenai pemberantasan Judi. Oleh karena itu, kami sangat kecewa terhadap Aparat penegakan hukum di Sumatera Utara karena belum ada mengusutan dan penindakan yang tegas terhadap judi di beberapa titik yang kami maksud,” tegasnya.

BACA JUGA :  Residivis Curanmor di Kawasan Helvetia 'Dihadiahi' Timah Panas 

Mances menegaskan tugas dalam berantas judi oleh Kapolda Sumatera Utara dinilai hanya memotong ranting namun tidak berani mencabut akar.

“Kita lihat saja pengungkapan-penangkapan judi tembak ikan di Sumatera Utara, pelaku usaha dinilai kecil dan biasa saja, ” katanya.

Sementara yang diduga yang masih saat ini beroperasi tepatnya di Yanglim Plaza,yang dikenal Bosnya Aseng Kayu dinilai tidak ada proses tindakan hukum yang profesional guna menghapus judi di Sumatera Utara.

“Kami berharap perhatian Khusus tehadap Bapak Presiden Prabowo Subianto, dan peran Bapak Kapolri dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR-RI) sesuai tugas dan tupoksinya agar bersama melakukan proses bagaimana Pemilik atau Bos judi Asenk Kayu ditangkap,” pintanya.

BACA JUGA :  Warga Grobogan Ubah Sampah Jadi Solar, Klaim Kualitas Lebih Baik dari Produk Pertamina

Ia menduga terkait bebasnya judi di beberapa titik di Sumatera Utara bahwa adanya Konsorsium orang kuat dan hebat yang saat ini terbentuk membacking judi offline yang masih tersebar dan berjalan di beberapa titik di Daerah Sumatera Utara.

“Beberapa waktu yang lalu kami melihat salah satu anggota DPR-RI Dapil l,Komisi XIII yang berinisial MS atas tanggapan terkait maraknya judi namun berakhir dari tindakan berita yang dimaksud justru di take down, ” ujarnya.

Oleh karenanya, lanjut Mances, pihaknya hadir di depan Markas Besar POLRI berharap penuh terhadap Bapak Kapolri agar bisa mencabut akar perjudian yang ada tersebar di Sumatera Utara karen Kapolda Sumatera Utara dinilai tidak sanggup memberantas Judi di Wilayahnya.

BACA JUGA :  MUI Dukung Indonesia Kembali Gabung Global Sumud Flotilla 2026 Tembus Blokade Gaza

Ia mengancam akan ada aksi jilid ke ll.

“Kami meminta atensi perhatian khusus Bapak Presiden Probowo Subianto segera perintahkan Bapak Kapolri agar segera bentuk ahli tim khusus untuk menindak dan menangkap judi ofline bos yang dikenal aseng kayu,” katanya.

Ia juga meminta Kapolri Listiyo Sigit agar mencopot Kapolda Sumatera Utara karena lemah dan tidak mengindahkan perintah Presiden untuk memberantas Judi di indonesia khususnya Sumatera Utara.

“Kami nilai Kapolda Sumut sangat lemah dalam pembasmian dan penindakan judi di Sumatera Utara,” ujarnya.

Dia juga meminta DPR-RI segera berperan terkait persoalan judi yang masih tersebar dan beroperasi di Sumatera Utara.

“Ada oknum DPR-RI yang sudah mengetahui keberadaan judi dan Bos judi asenk kayu yang kami maksud,” tutupnya. (gbz/isl)