RI Minta AS, Israel dan Iran Hentikan Serangan, Serukan Kembali ke Meja Perundingan

Politik149 Dilihat

JAKARTA – Pemerintah Indonesia menyampaikan keprihatinan mendalam atas meningkatnya ketegangan dan meluasnya konflik di kawasan Timur Tengah. Situasi keamanan di kawasan tersebut dinilai semakin mengkhawatirkan berdasarkan laporan dari berbagai Perwakilan RI di negara-negara Timur Tengah.

Melalui pernyataan resmi, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyerukan kepada Amerika Serikat dan Israel agar menghentikan serangan terhadap Iran. Indonesia juga meminta Iran untuk menghentikan serangan yang menargetkan negara-negara tetangganya di kawasan.

BACA JUGA :  SAH - RIZKI Relawan Calon Walikota Medan Rico-Zaki dari Kalangan Emak-emak Medan Terbentuk

Negara-negara yang disebut terdampak dalam eskalasi konflik tersebut antara lain Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Qatar, Oman, Bahrain, Kuwait, serta Yordania.

“Indonesia menegaskan kembali kewajiban semua pihak untuk menegakkan prinsip-prinsip hukum internasional, khususnya mengenai larangan penggunaan kekerasan terhadap kedaulatan dan integritas teritorial negara,” demikian pernyataan resmi Kemlu RI, Senin (9/3/2026).

BACA JUGA :  Fahri Hamzah: Ramadan Bisa Jadi Refleksi Bersama Elite dan Rakyat Ciptakan Kekompakan dan Persatuan

Pemerintah Indonesia juga mendorong seluruh pihak yang terlibat konflik untuk menahan diri secara maksimal guna meredakan ketegangan yang semakin meningkat di kawasan.

“Indonesia mendorong para pihak untuk menahan diri secara maksimal, meredakan ketegangan, serta kembali ke meja perundingan melalui dialog dan diplomasi,” lanjut pernyataan tersebut.

Selain itu, pemerintah memastikan terus memantau perkembangan situasi dan dampaknya terhadap warga negara Indonesia (WNI) yang berada di kawasan Timur Tengah. Langkah-langkah kontinjensi juga telah disiapkan jika kondisi keamanan mengharuskan dilakukan repatriasi atau pemulangan WNI dari berbagai negara di kawasan konflik. (r/isl)