Tim SULING Syawal KUA Medan Perjuangan Sambangi Musholla Ihsaniyah, Dorong Pembentukan Remaja Masjid dan Majelis Taklim

Medan103 Dilihat

MEDAN – Tim SULING Syawal KUA Medan Perjuangan kembali melaksanakan kegiatan pembinaan keagamaan dengan menyambangi Musholla Ihsaniyah yang berlokasi di Jalan Badik Gang Tengah, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Medan Perjuangan, Selasa (14/4/2026).

Kegiatan yang memasuki pekan ketiga hari kedua ini dihadiri oleh para penyuluh, yakni Dr. HM. Abdullah Amin Hasibuan, SHI, MA dan Ustaz Supriadi, S.Ag. Rangkaian acara diawali dengan pelaksanaan salat Zuhur berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan SULING Syawal.

BACA JUGA :  Rico Waas Mohon Doa dari Calhaj Agar Pembangunan Kota Medan Berjalan Baik

Dalam penyuluhannya, Dr. HM. Abdullah Amin Hasibuan menekankan pentingnya memakmurkan masjid atau musholla melalui penguatan kelembagaan seperti Badan Kemakmuran Masjid (BKM), Majelis Taklim, serta Remaja Masjid, termasuk mengaktifkan program Maghrib Mengaji.

Dari hasil pemantauan tim, Musholla Ihsaniyah saat ini baru memiliki kepengurusan BKM dan program Maghrib Mengaji, sementara Remaja Masjid dan Majelis Taklim belum terbentuk maupun terdaftar di Kementerian Agama.

BACA JUGA :  Wali Kota Medan Nonaktifkan Dirut PUD Pasar di Hadapan Para Pedagang yang Berunjukrasa

“Oleh karena itu, kami menghimbau agar segera dibentuk Remaja Masjid dan Majelis Taklim sebagai wadah pembinaan umat, khususnya generasi muda,” ujar Amin.

Sementara itu, tokoh masyarakat setempat, Drs. H. Muhiddin Guring, menyambut baik kegiatan tersebut dan menyatakan komitmennya untuk segera membentuk Majelis Taklim dan Remaja Masjid di Musholla Ihsaniyah.

Dalam kesempatan yang sama, Ustaz Supriadi, S.Ag selaku penceramah turut menyampaikan pentingnya menghidupkan suasana masjid melalui berbagai kegiatan keagamaan dan pemberdayaan masyarakat. Ia juga menekankan urgensi pendidikan agama di tengah perkembangan informasi dan teknologi saat ini.

BACA JUGA :  Pemko Medan Apresiasi Digelarnya Festival Pulang Kampung

Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustaz Supriadi, dilanjutkan dengan sesi foto dan makan bersama sebagai bentuk kebersamaan antara tim penyuluh dan masyarakat. (r/isl)