Podcast MIRA: Zakiyuddin Harahap Fokus Perkuat Layanan Kesehatan dan Perangi Narkoba di Medan

Medan53 Dilihat

MEDAN – Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, menegaskan komitmennya untuk memperkuat layanan kesehatan masyarakat sekaligus memberantas peredaran narkoba di Medan.

Pernyataan tersebut disampaikan Zakiyuddin dalam podcast bertema “Mengenal Wakil Wali Kota Medan Lebih Dekat dan Program Ke depannya: Medan untuk Semua” yang digelar oleh Media Indonesia Raya di kantor Partai Gerindra Sumatera Utara, Rabu (15/4/2026).

Dalam kesempatan itu, Zakiyuddin menekankan bahwa sektor kesehatan merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat yang sejahtera. Ia menilai, kemajuan suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas sistem pendidikan dan kesehatan yang dimiliki.

BACA JUGA :  Soal Pedagang Pasar Lalang Dipalak Oknum Lurah, Pembina RANZ Minta Wali Kota Medan Turun Tangan

Salah satu program unggulan yang terus didorong adalah Universal Health Coverage (UHC), yang memungkinkan warga cukup menggunakan KTP untuk mendapatkan layanan kesehatan. Program ini dinilai telah mempermudah akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan.

“Kita merasa sangat bahagia ketika bisa membantu masyarakat. Dengan adanya UHC, warga cukup menggunakan KTP untuk berobat,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat tantangan, terutama terkait keterbatasan kapasitas rumah sakit. Untuk mengatasi hal tersebut, Pemko Medan membuka peluang investasi bagi pihak swasta guna menambah fasilitas layanan kesehatan.

BACA JUGA :  Persati Gelar Kongres dan Rapat Kerja di Hotel Grand Antares, Kuatkan Silaturahmi dan Persaudaraan

Selain sektor kesehatan, Zakiyuddin juga menyoroti serius persoalan peredaran narkoba yang dinilai mengancam generasi muda. Ia menegaskan bahwa pemberantasan narkoba harus melibatkan seluruh elemen masyarakat, dimulai dari keluarga.

Menurutnya, pendekatan rehabilitatif perlu diutamakan bagi pengguna narkoba, karena mereka merupakan korban yang membutuhkan perawatan. Sementara itu, para pengedar harus dikenakan hukuman tegas.

BACA JUGA :  Safari Ramadan Perdana, Rico Waas Tegaskan Pembangunan Dimulai Dari Dalam Diri Bukan Untuk Memperkaya Diri

“Pemakai narkoba adalah orang sakit yang harus direhabilitasi, bukan dipenjara. Yang harus dihukum berat adalah para pengedarnya,” tegasnya.

Ia juga mendorong pembangunan lebih banyak pusat rehabilitasi guna mendukung penanganan pengguna narkoba secara menyeluruh.

Menutup pernyataannya, Zakiyuddin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan dan menjauhi narkoba demi masa depan Kota Medan yang lebih baik.

“Dengan generasi yang sehat dan bebas narkoba, kita dapat mewujudkan visi Medan untuk Semua,” pungkasnya. (r/isl)