DPW HARI SUMUT: Respon Cepat Tangani Siswa Korban MBG Bukti Kepemimpinan Asri Ludin Tambunan Berjalan untuk Rakyat

Sumut87 Dilihat

MEDAN– DPW Himpunan Aktivis Republik Indonesia (HARI) Sumatera Utara melalui Ketua DPW HARI SUMUT, Khairuddin Hasibuan atau yang akrab disapa Amek Hsb, memberikan apresiasi atas gerak cepat Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dalam menangani para siswa SD Swasta As Syifa yang mengalami dugaan keracunan makanan bergizi (MBG) di Kecamatan Pagar Merbau.

Menurut Amek Hsb, kehadiran langsung Kepala Dinas Pendidikan Deli Serdang, Suparno, bersama jajaran pemerintah kecamatan ke Puskesmas Pagar Merbau merupakan bentuk nyata bahwa pemerintah tidak tinggal diam terhadap kondisi masyarakat, khususnya keselamatan anak-anak sekolah.

BACA JUGA :  Usai Umroh Wajib, Adam Chairuddin Wafat di Makkah, Pemerintah Fasilitasi Badal Haji dan Asuransi

“Ini merupakan bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Deli Serdang di bawah kepemimpinan Asri Ludin Tambunan dalam membawa pemerintah hadir langsung di tengah masyarakat. Respon sigap ini adalah bukti keseriusan dan kesigapan pemerintah dalam memperhatikan kondisi rakyatnya,” tegas Amek Hsb, Kamis (30/4/2026)

Ia menilai langkah cepat yang dilakukan mulai dari peninjauan langsung kondisi korban, komunikasi dengan orang tua siswa, hingga memastikan penanganan medis berjalan baik merupakan tindakan yang patut diapresiasi dan menjadi contoh pelayanan publik yang responsif.

BACA JUGA :  KAMMI Sumut Gelar Muskerwil di Dairi, Teguhkan Peran Kawal Pembangunan

“Pemimpin yang baik bukan hanya menerima laporan di balik meja, tetapi turun langsung memastikan masyarakat mendapat perhatian dan penanganan yang layak. Kami melihat hal itu dilakukan dengan cepat oleh jajaran Pemkab Deli Serdang,” lanjutnya.

DPW HARI SUMUT juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Deli Serdang yang memastikan biaya pengobatan para siswa ditanggung pemerintah, serta mendukung proses penyelidikan yang dilakukan pihak terkait agar penyebab kejadian dapat diketahui secara jelas demi mencegah peristiwa serupa terulang kembali. (bj)