Sentuhan Spiritual Penyuluh Agama Sipispis, Dampingi Ibu – Ibu Lansia Belajar Al Qur’an

Sumut53 Dilihat

Sipispis – Penyuluh Agama Islam Kecamatan Sipispis, Dawi Afnida Damanik melaksanakan kegiatan tahsin Al-Qur’an bagi para lansia di desa binaan pada Selasa (5/5/2026) di Desa Marubun, Kecamatan Sipispis.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pembinaan keagamaan masyarakat dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an secara baik dan benar sesuai kaidah tajwid.

Kegiatan tahsin ini diikuti oleh para lansia dan masyarakat sekitar yang memiliki semangat tinggi untuk memperbaiki bacaan Al-Qur’an. Meski sebagian peserta sudah lanjut usia, mereka tetap antusias mengikuti pembelajaran yang diberikan oleh Penyuluh Agama Islam Kecamatan Sipispis dengan suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan.

BACA JUGA :  Hikmah Siswi MAN 2 Model Medan Peraih Juara I MTQ Tingkat Nasional, Lulus Kedokteran USU Jalur SNBP

Dalam pelaksanaannya, Dawi Afnida memberikan materi dasar tahsin seperti pengenalan makharijul huruf, panjang pendek bacaan, hukum tajwid dasar, serta praktik membaca surah-surah pendek.

Pendampingan dilakukan secara perlahan dan berulang agar mudah dipahami oleh para peserta lansia. Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat, khususnya lansia, agar mampu membaca Al-Qur’an dengan lebih baik serta menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan tahsin juga menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual masyarakat desa binaan.

Dawi Afnida Damanik menyampaikan bahwa pembelajaran Al-Qur’an tidak mengenal batas usia. Semangat para lansia dalam mengikuti tahsin menjadi motivasi tersendiri bagi penyuluh untuk terus aktif melakukan pembinaan keagamaan di tengah masyarakat.

BACA JUGA :  Lantik Pejabat Administrator, Kakanwil Kemenagsu Tekankan Pelayanan Prima Layanan Keagamaan dan Pendidikan Keagamaan

“Melalui kegiatan tahsin ini, kita berharap para lansia semakin semangat belajar Al-Qur’an dan mampu memperbaiki bacaan secara bertahap. Pendampingan akan terus dilakukan agar pembinaan berjalan maksimal,” ujarnya.

Ia menyampaikan, kegiatan tahsin Al-Qur’an ini dilaksanakan dengan metode pembelajaran sederhana dan komunikatif sehingga peserta merasa nyaman selama mengikuti pembinaan. Para peserta juga diberikan kesempatan untuk membaca secara langsung dan mendapatkan koreksi bacaan secara bertahap.

Masyarakat Desa Marubun menyambut baik kegiatan pembinaan yang dilaksanakan oleh penyuluh agama. Kehadiran penyuluh dinilai mampu memberikan motivasi keagamaan serta meningkatkan semangat ibadah masyarakat, khususnya kalangan lanjut usia.

BACA JUGA :  Madrasah Mendunia, Siswa MAN 1 Medan Tembus Jurusan Data Science Monash University Australia

Program pembinaan tahsin Al-Qur’an bagi lansia ini juga sejalan dengan upaya penguatan kehidupan beragama di tengah masyarakat sebagaimana program prioritas Kementerian Agama dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia.

Dengan adanya kegiatan tahsin Al-Qur’an di Desa Marubun tersebut, diharapkan kemampuan membaca Al-Qur’an masyarakat semakin meningkat serta terjalin hubungan silaturahmi yang lebih erat antara penyuluh agama dan masyarakat desa binaan. Kegiatan diakhiri dengan doa bersama dan dokumentasi bersama peserta tahsin lansia. (r/isl)