Prabowo Tegaskan Bulog Jangan Jual Beras Terlalu Murah ke Luar Negeri

Bisnis, Nasional, Politik50 Dilihat

NGANJUK – Prabowo Subianto menegaskan agar Perum Bulog tidak menjual beras ke negara lain dengan harga terlalu murah di tengah ancaman krisis pangan global yang masih berlangsung.

Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan operasional 1.061 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Nganjuk, Sabtu (16/5/2026).

Menurut Prabowo, saat ini sejumlah negara mulai mendekati Indonesia untuk membeli beras setelah beberapa negara produsen besar menghentikan ekspor pangan mereka.

BACA JUGA :  Manifestasi Asta Cita Presiden, Kejagung Gelar JALITRANS-SIKAMASEI di Mamasa

“Ada juga negara-negara yang akhirnya datang juga ke kita,” ujar Prabowo.

Meski demikian, Presiden menegaskan pemerintah tetap memprioritaskan kebutuhan pangan nasional dan kesejahteraan petani Indonesia.

Ia mengatakan Indonesia siap membantu negara lain yang membutuhkan pasokan pangan, namun harga jual harus tetap menguntungkan petani dalam negeri.

“Saya bilang beri, kalau mereka butuh kita harus bantu, kita jual kepada mereka, tapi harganya yang oke lah. Jangan petani kita jadi korban,” katanya.

BACA JUGA :  Dasco: Larangan Pengecer Jual Elpiji 3 Kg Bukan Kebijakan Prabowo

Prabowo kemudian memanggil Direktur Utama Bulog Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani dan mengingatkan agar tidak menjual beras ekspor dengan harga terlalu rendah.

“Dirut Bulog mana? Jangan jual terlalu murah ya. Jangan ngetok, tapi jangan jual terlalu murah,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa ancaman krisis pangan dunia masih bisa berlangsung cukup lama sehingga pemerintah harus memastikan stok pangan nasional tetap aman.

BACA JUGA :  Prabowo Lantik Menteri Kabinet Merah Putih

“Ingat, krisis bisa lama ini. Yang utama kita amankan rakyat kita dulu,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga sempat berkelakar soal adanya negara yang meminta potongan harga besar saat membeli beras dari Indonesia.

“Ada juga yang mau beli beras habis itu minta korting, korting banyak-banyak kortingnya, yang krisis dunia ini,” ucapnya disambut tawa hadirin.