PDIP Kumpulkan Kader DPRD se-Indonesia, Tegaskan Perjuangan untuk Kaum Marhaen

Politik117 Dilihat

Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mulai menggelar bimbingan teknis (Bimtek) bagi ribuan kader yang menjabat sebagai anggota DPRD di seluruh Indonesia.

Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memperkuat soliditas partai sekaligus mempererat koordinasi antara struktur partai dan para legislator daerah.

“Termasuk juga untuk membangun bonding, membangun keterkaitan atau keeratan atau kerja sama yang kuat antara ketua, sekretaris, dan bendahara DPC dan DPD,” ujar Djarot saat membuka Bimtek gelombang pertama di Jakarta, Sabtu (30/5/2026).

BACA JUGA :  Akmal Samosir Dikukuhkan Jadi Ketua Relawan Ash Shaff : Siap Menangkan AMIN

Bimtek tahun ini diselenggarakan dalam beberapa gelombang berdasarkan wilayah. Gelombang pertama diikuti anggota DPRD dari Jabodetabek, Jawa Barat, dan Kalimantan. Selanjutnya, kegiatan akan digelar di Bali untuk peserta dari Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, NTB, NTT, dan Bali.

Sementara itu, kader DPRD dari wilayah Sumatera akan mengikuti Bimtek yang dijadwalkan berlangsung di Medan, Sumatera Utara. Adapun gelombang terakhir akan digelar di Jayapura dan diikuti kader dari seluruh wilayah Papua.

BACA JUGA :  Nikson Milenial Center: Mantan Bupati Tapanuli Utara 2 Periode Layak Jadi Cagubsu

“Yang terakhir nanti region 6 akan dilakukan di Jayapura untuk seluruh teman-teman DPRD dan KSB se-Papua,” kata Djarot.

Dalam pembukaan Bimtek gelombang pertama, PDIP juga kembali memperkenalkan lagu partai berjudul Bung Karno Bapak Marhaenisme. Menurut Djarot, lagu tersebut menjadi pengingat semangat perjuangan dan ideologi Marhaenisme, sekaligus menyambut Bulan Bung Karno yang diperingati setiap Juni.

“Lagu ini adalah pengingat bagi kita semua, terutama para wakil rakyat yang baru dilantik, bahwa esensi perjuangan PDI Perjuangan adalah memihak dan berjuang demi kepentingan rakyat kecil atau kaum Marhaen,” ujarnya.

BACA JUGA :  Sepmor Imam Masjid 'Dibawa' Maling, Aswan Jaya : Ini Sangat Meresahkan, Polisi Harus Bertindak Cepat

Djarot menambahkan, lagu tersebut nantinya akan diputar dalam setiap kegiatan resmi partai bersama mars dan himne PDIP sebagai bagian dari protokol kepartaian.

“Dalam setiap acara dengan protokol kepartaian, lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme wajib kita nyanyikan,” tegasnya. (bc)