Pembina Kojira Bunda Yin, Apresiasi RDP DPRD Sumut Bersama Perwakilan Ojol

Politik18 Dilihat

Medan– Ketua Dewan Pembina Komando Ojol Indonesia Raya (Kojira), Meriyawaty Amelia Prasetio atau biasa disapa Bunda Yin, mengapresiasi langkah Komisi D DPRD Provinsi Sumatera Utara, yang telah menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP), bersama perwakilan pengemudi ojek online, untuk membahas tindak lanjut aspirasi implementasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026, serta ketersediaan BBM bersubsidi jenis Pertalite di Sumatera Utara.

Menurut Bunda Yin, forum tersebut merupakan bentuk perhatian DPRD Sumut terhadap aspirasi para pengemudi ojek online, yang juga warga Sumatera Utara dan tulang punggung keluarga.

BACA JUGA :  Wong Do'akan Para Leluhur dan Bangsa Indonesia di Yayasan Sosial Timur Lestari

“Kami mengapresiasi DPRD Sumut yang telah membuka ruang dialog, bersama para pengemudi ojek online. Kami berharap, hasil RDP ini benar-benar melahirkan kebijakan yang memberikan kepastian dan perlindungan bagi para driver, dan pemerintah pusat bisa cepat merealisasikan,” ujar Bunda Yin, kepada wartawan di Medan, Minggu (28/6/2026).

Selain mengawal realisasi Perpres Nomor 27 Tahun 2026, Bunda Yin berharap, DPRD Sumut bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, turut memberikan perhatian terhadap berbagai persoalan yang dihadapi pengemudi ojol di lapangan. Di antaranya peningkatan keamanan dari aksi begal, perbaikan lampu penerangan jalan yang mati, percepatan perbaikan jalan berlubang, hingga pemberian kebijakan bebas parkir bagi pengemudi ojol yang sedang menjalankan order. Dalam keterangannya, Bunda Yin juga meminta, PT Pertamina Patra Niaga, menambah pasokan BBM bersubsidi jenis Pertalite di Sumatera Utara setelah kenaikan harga Pertamax.

BACA JUGA :  Bunda Yin, PBI dan Gerindra Sumut Kolaborasi Dukung Kebaya Indonesia

“Harapan kami, pemerintah daerah, DPRD, dan Pertamina dapat bersama-sama mencari solusi agar kebutuhan BBM masyarakat, khususnya para driver ojol, tetap terpenuhi, tanpa harus mengantre terlalu lama, akibat kenaikan BBM Pertamax,” tegasnya. (r/isl)