Performa Cristiano Ronaldo di Piala Dunia Jadi Sorotan, Diego Forlán Minta Portugal Variasikan Serangan

Sport16 Dilihat

Medan – Perjalanan Tim Nasional Portugal di Piala Dunia 2026 terus menjadi perhatian publik sepak bola dunia. Meski berhasil melaju ke babak gugur, performa kapten Portugal, Cristiano Ronaldo, kembali menuai sorotan.

Kali ini, komentar datang dari mantan rekan setim Ronaldo di Manchester United, Diego Forlán. Mantan striker Timnas Uruguay itu menilai Ronaldo masih memiliki kualitas besar sebagai pencetak gol, tetapi pola bermainnya kini membuat variasi serangan Portugal menjadi lebih terbatas.

Dalam wawancara di program La Casa del Kun yang ditayangkan ESPN, Forlán mengatakan Ronaldo lebih sering beroperasi sebagai penyerang murni yang menunggu peluang di area penalti.

BACA JUGA :  Aston Villa Bantai MU 3-1, Ronaldo Ricuh di Lapangan

“Sebagai seorang penyerang, saya melihat Cristiano tetap berada di tengah untuk mencari peluang mencetak gol. Namun ketika ia tidak banyak bergerak mencari ruang, pertahanan lawan menjadi lebih mudah membaca permainan,” ujar Forlán.

Menurutnya, pergerakan Ronaldo yang lebih dinamis dapat membuka ruang bagi pemain kreatif Portugal seperti Bruno Fernandes, Bernardo Silva, Rafael Leão, dan João Félix.

“Jika Cristiano sesekali bergerak ke sisi lapangan, pemain lain bisa masuk mengisi ruang yang terbuka. Serangan Portugal akan menjadi lebih sulit diprediksi,” tambahnya.

BACA JUGA :  Jadwal Piala Dunia 2022 Malam Ini: Inggris Vs Iran, Senegal Vs Belanda, AS Vs Wales

Meski demikian, Forlán tetap mengakui kontribusi Ronaldo masih sangat penting. Pengalaman, kepemimpinan, serta naluri mencetak gol pemain Cristiano Ronaldo itu tetap menjadi aset besar bagi Portugal.

Performa Ronaldo di fase grup juga menjadi bahan evaluasi. Setelah tampil kurang maksimal pada laga pembuka melawan Tim nasional sepak bola Republik Demokratik Kongo, Ronaldo kemudian mencetak dua gol saat Portugal menang 5-0 atas Uzbekistan. Namun, hasil imbang tanpa gol melawan Kolombia kembali memunculkan diskusi terkait perannya di lini depan.

BACA JUGA :  Sudah 10 Tim Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2022

Pelatih Roberto Martínez sebelumnya menegaskan keputusan memainkan Ronaldo bukan karena statusnya sebagai pemain senior, melainkan berdasarkan kondisi fisik dan evaluasi performa.

Portugal kini menghadapi tantangan besar di fase gugur. Perdebatan mengenai peran Ronaldo menjadi bagian dari dinamika sepak bola modern: apakah pengalaman sang kapten masih menjadi kunci utama, atau Portugal perlu mengembangkan sistem serangan yang lebih fleksibel.

Publik kini menunggu apakah Selecao mampu menjawab kritik tersebut dengan performa lebih solid dan melangkah jauh dalam perebutan gelar Piala Dunia 2026. (bc)