Rico Waas Dorong Produk UMKM Medan Tembus Pasar Internasional Lewat Kunjungan Delegasi Korea Selatan

Medan15 Dilihat

MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas berharap kunjungan delegasi Hyejeon University dari Korea Selatan menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kota Medan ke pasar internasional.

Harapan tersebut disampaikan Rico saat menerima audiensi Badan Pengurus Daerah (BPD) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Utara terkait rencana kunjungan delegasi Hyejeon University dan pelaksanaan K-Food Global Culinary Challenge 2026 di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jumat (10/7/2026).

Rico menegaskan Pemerintah Kota Medan siap memberikan dukungan penuh terhadap seluruh rangkaian kegiatan agar mampu memberikan manfaat nyata bagi promosi pariwisata, budaya, serta pengembangan UMKM daerah.

BACA JUGA :  Kejati Sumut Tahan Direktur PJLU dan Analis Kredit Terkait Dugaan Korupsi Pemberian Fasilitas Kredit Bank Plat Merah

Ia mengusulkan agar para delegasi diajak mengunjungi Galeri Dekranasda Kota Medan guna melihat langsung berbagai produk unggulan hasil karya pelaku UMKM, mulai dari kerajinan tangan, fesyen, hingga aneka makanan khas daerah.

“Biarkan mereka melihat Medan melalui produk-produk UMKM yang kita miliki. Banyak kriya dan makanan ringan berkualitas yang layak diperkenalkan kepada tamu dari luar negeri,” ujar Rico.

Selain memperkenalkan produk lokal, Rico juga ingin para tamu dari Korea Selatan mengenal keberagaman budaya Kota Medan melalui busana tradisional berbagai etnis, serta mengunjungi destinasi wisata bersejarah seperti Istana Maimun, Tjong A Fie Mansion, dan kawasan Kebun Bunga. Untuk mendukung agenda tersebut, Pemko Medan akan menyiapkan bus listrik sebagai transportasi rombongan.

BACA JUGA :  Tidak Ada Larangan, Pemko Medan Tata dan Fasilitasi Penjualan Daging Nonhalal

Rico juga mendorong keterlibatan pelaku UMKM kuliner dalam ajang K-Food Global Culinary Challenge 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi sarana bertukar pengalaman sekaligus mempelajari perkembangan dan tren kuliner internasional, khususnya kuliner Korea yang semakin diminati masyarakat Indonesia.

Sementara itu, Ketua BPD PHRI Sumatera Utara, Melky Maydiroy Waas, menyampaikan bahwa sebanyak 33 delegasi Hyejeon University yang terdiri atas mahasiswa, profesor, dan master chef akan berada di Sumatera Utara pada 13–16 Juli 2026.

BACA JUGA :  KORMI dan IDCA Siap Majukan Olahraga Drum Corps di Kota Medan

Selama berada di Medan, para delegasi dijadwalkan mengikuti seminar, lokakarya, demonstrasi memasak, pameran kuliner Korea, serta roadshow edukasi ke sejumlah sekolah menengah kejuruan (SMK). Seluruh rangkaian kegiatan akan ditutup dengan penyelenggaraan K-Food Global Culinary Challenge 2026 di Hotel Santika Medan pada 16 Juli 2026.

Melky berharap kegiatan tersebut tidak hanya mempererat hubungan Indonesia dan Korea Selatan di bidang pendidikan dan kuliner, tetapi juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas dalam pengembangan sektor pariwisata, perhotelan, industri kuliner, serta pemasaran produk-produk UMKM Kota Medan ke pasar global. (bc/isl)