Kapal Misterius di Selat Malaka: MT Global 168 Berbendera Mongolia, Pemiliknya Perusahaan Malaysia

MEDAN — Identitas kapal tanker MT Global 168 yang diamankan dalam pengungkapan kasus penyelundupan narkoba jaringan internasional di perairan Selat Malaka mulai terungkap. Kapal berbendera Mongolia tersebut diketahui memiliki keterkaitan kepemilikan dengan perusahaan bernama Makmur Marine Petroleum yang beralamat di Johor Bahru, Malaysia.

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengungkapkan, pihaknya telah mengidentifikasi profil kapal tersebut sebagai bagian dari pengembangan penyidikan kasus penyelundupan narkoba dalam jumlah besar.

Berdasarkan data yang dipaparkan Kapolri, MT Global 168 memiliki nomor International Maritime Organization (IMO) 9078347, nomor Maritime Mobile Service Identity (MMSI) 4576155, serta tanda panggilan (call sign) JVRE8.

Kapal tersebut dibangun pada 1993 dan tercatat berstatus aktif. Dalam riwayat identitasnya, kapal itu juga pernah menggunakan nama Suo Shiomaru Nomor 08.

BACA JUGA :  Hakim Bebaskan Irjen Pol (Purn) Bambang Ghiri Arianto dalam Kasus Smartboard Tebing Tinggi

Menurut Suyudi, perubahan nama kapal menjadi salah satu pola yang ditemukan dalam pengungkapan sejumlah kasus penyelundupan. Praktik tersebut diduga dilakukan untuk menyamarkan identitas kapal dan mengelabui petugas.

“Inilah salah satu strategi para penyelundup. Selalu mengubah-ubah nama kapal. Dari berbagai pengungkapan menggunakan kapal, itu selalu diubah-ubah namanya untuk mengelabui petugas,” kata Suyudi, Jumat (23/10/2026).

Dari sisi spesifikasi, MT Global 168 memiliki panjang sekitar 56,99 hingga 57 meter dengan lebar 9,02 meter. Kapal tersebut tercatat memiliki gross tonnage (GT) 370 dan deadweight tonnage (DWT) berkisar 726 hingga 776 ton.

Pemilik Kapal Beralamat di Johor Bahru

Dalam penelusuran kepemilikan, tim gabungan mengidentifikasi Makmur Marine Petroleum sebagai perusahaan yang tercatat sebagai pemilik kapal (registered owner).

BACA JUGA :  Polda Sulsel Bongkar 11 Kasus Passobis Rp1,1 Miliar, Modus Lelang Mobil hingga Susu MBG

Suyudi menyebutkan, alamat perusahaan tersebut berada di Suite S11 dan S12, lantai 5, Menara TJB, Jalan Syekh Muhammad Mufti, Bandar Johor Bahru, 80000 Johor, Malaysia.

“Alamat perusahaan tersebut juga sudah kita ketahui, yaitu berlokasi di Suite S11 dan S12, lantai 5, Menara TJB, Jalan Syekh Muhammad Mufti, Bandar Johor Bahru, 80000 Johor, Malaysia,” ungkapnya.

Identifikasi kapal dan perusahaan pemiliknya menjadi bagian penting dalam pengembangan perkara. Penyidik akan mendalami lebih lanjut kemungkinan keterlibatan korporasi maupun pihak lain yang diduga memiliki hubungan dengan jaringan penyelundupan narkoba lintas negara tersebut.

“Fakta ini tentunya menjadi bekal penting bagi tim penyidik untuk mendalami keterlibatan korporasi atau pihak lain yang diduga terlibat,” ujarnya.

BACA JUGA :  JAMPIDUM Setujui 6 Pengajuan Restorative Justice dalam Tindak Pidana Narkotika

1,16 Ton Narkoba Diamankan

Sebelumnya, tim gabungan yang terdiri atas Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Bea Cukai, Direktorat Polisi Perairan Korpolairud Baharkam Polri, serta Polda Sumatera Utara mengungkap dugaan penyelundupan narkoba jaringan internasional.

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan kapal MT Global 168 berbendera Mongolia di perairan Selat Malaka beserta barang bukti narkoba dengan berat sekitar 1,16 ton.

Pengungkapan ini menjadi dasar bagi penyidik untuk menelusuri lebih jauh jalur distribusi, asal barang, serta pihak-pihak yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut.

Meski identitas kapal dan perusahaan pemiliknya telah diungkap, dugaan keterlibatan pihak tertentu tetap perlu dibuktikan melalui proses penyidikan dan penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku. (r/isl)