BKKBN Sumut dan Mitra Kerja; Mari Jaga Anak Kita dari Stunting Demi Indonesia Emas 2045

Rileks62 Dilihat

LANGKAT (METROJURNAL.COM)
Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara melaksanakan Kampanye Percepatan Penurunan Stunting bersama mitra kerja Anggota DPR-RI Komisi IX, Delia Pratiwi Br. Sitepu, SH di Desa Namanjahe, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, Sabtu (13/1/2024) lalu.

“Terima kasih kedatangan ibu Delia beserta tim dan Bu Atun dari BKKBN Sumut beserta tim juga. Ini merupakan suatu kebesaran hati bagi kami karena bisa dikunjungi dalam rangka Percepatan Penurunan Stunting di tahun 2024 khususnya Desa Namanjahe ini,” ucap Camat Salapian M. Saleh, S.Sos, yang membuka kegiatan.

BACA JUGA :  Serahkan Tali Asih Peraih Medali SEA Games, Gubernur Bobby Nasution Sebut Atlet Berprestasi Titik Awal Indonesia Emas 2045

Dalam paparannya, Anggota DPR-RI Komisi IX Delia Pratiwi mengharapkan, kepada bapak ibu
agar anak-anak kita senantiasa diberi makanan, gizi yang cukup dan seimbang.
“Pemenuhan gizi dari mulai ibu hamil sampai anak berusia 2 tahun merupakan fase yang sangat penting. Jangan sering kita kasih makan anak makanan yang instant seperti mie, nugget ataupun sosis,” pesannya.

Sementara itu Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara dalam hal ini diwakili oleh Ketua Pokja Advokasi dan KIE Dra. Rabiatun Adawiyah, MPHR mengatakan, fase 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan) merupakan golden periode, yang artinya sangat penting dan menentukan apakah anak kita bisa tumbuh secara sehat dan baik ataukah tidak.

BACA JUGA :  Dirut Kabir Bedi: Dana Rp 73,2 Miliar Aman di Bank Sumut

Rabiatun mengajak seluruh masyarakat di Desa Namanjahe untuk memberikan anak-anak makanan yang mengandung protein seperti telur, tahu, ikan dan susu.

Ia juga berpesan kepada masyarakat apabila ada anak yang terindikasi stunting agar tidak berkecil hati, melainkan harus segera dilakukan perbaikan dalam hal pemenuhan gizi agar masalah stunting tersebut bisa diatasi.

BACA JUGA :  Bukan Sekadar Basah! Ini Urutan Mandi yang Benar Biar Kulit Sehat & Segar Maksimal

Rabiatun dan Delia Pratiwi juga sepakat, bahwa anak-anak yang masih balita sekarang ini adalah anak-anak yang akan mampu membawa generasinya untuk dapat mewujudkan Indonesia Emas 2045 mendatang.

Kegiatan ini dihadiri para Kepala Desa, unsur Forkopimcam, Panwaslu Kecamatan, tim kerja Advokasi dan KIE BKKBN Sumut, serta masyarakat Kecamatan Salapian. (Rel/YS)