COVID-19 Melonjak di Singapura, Bakal Naik Signifikan Juni Nanti

Internasional29 Dilihat

JAKARTA – Singapura melaporkan kasus COVID-19 melonjak pada pertengahan Mei 2024. Diperkirakan, jumlah orang yang terinfeksi virus SARS-CoV-2 di Singapura bakal naik signifikan pada akhir Juni 2024.

Seperti dilansir liputan6.com,Kamis (23/5/2024), Menteri Kesehatan atau Menkes Singapura Ong Ye Kung mengungkapkan ada 25.900 kasus COVID-19 tercatat di negaranya dalam rentang 5-11 Mei 2024. Jumlah ini meningkat sebesar 90 persen, bila dibandingkan 13.700 kasus pada pekan sebelumnya.

BACA JUGA :  Prabowo Beri Solusi Persoalan Gaza: Palestina Harus Merdeka  

Kementerian Kesehatan Singapura mengungkapkan pula, rata-rata rawat inap harian akibat COVID meningkat menjadi sekitar 250. Padahal, hingga pertengahan Mei 2024, tercatat 181 orang.

Sekalipun kasus COVID-19 melejit, menurut Ong Ye Kung, jumlah pasien yang perlu mendapatkan perawatan medis di rumah sakit masih tergolong rendah. Rincinya, baru 3 kasus per hari.

Ong mengungkapkan, negaranya masih dapat menangani perawatan pasien COVID-19 jika kasus penularannya meningkat dua kali lipat. Namun jika laju penularan lebih tinggi, ia khawatir beban rumah sakit bertambah.

BACA JUGA :  Netanyahu Perluas Cengkeraman, Arab Saudi-Qatar Meradang

Adapun sub-varian KP.1 dan KP.2 saat ini mendominasi kasus COVID-19 di Singapura. Kedua sub-varian itu termasuk kelompok varian baru COVID-19 yang disebut FLiRT oleh kalangan peneliti. FLiRT akronim dari Fast-spreading, Linked to Receptor-binding domain, and Threonine mutation. Artinya, kemampuan menular lebih cepat dan dapat lolos dari sistem kekebalan tubuh. (lub)