• INDEKS
  • Redaksi
BhinekaNews
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Sport
  • Edukasi
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Rileks
  • Ragam
  • Advetorial
  • Galeri
  • Video
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Sport
  • Edukasi
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Rileks
  • Ragam
  • Advetorial
  • Galeri
  • Video
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
BhinekaNews
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Sport
  • Edukasi
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Rileks
  • Ragam
  • Advetorial
  • Galeri
  • Video
Home Bisnis

Keberhasilan Gubernur Bobby Nasution Tekan Inflasi: Mampu Atur Ritme

bhinekanews
9 November 2025
/ Bisnis
686 7
WAShare on FacebookShare on Twitter

MEDAN – Program Jaminan Kestabilan Harga Komoditi Pertanian (Jaskop) yang digagas Gubernur Bobby Nasution berangsur membuahkan hasil. Itu bisa dilihat dari langkah Gubernur Bobby menekan laju inflasi di Sumut yang menunjukkan hasil positif.

Bahkan sejumlah pengamat menilai keberhasilan gubernur termuda-se Indonesia itu menekan inflasi sudah on the track dan memang harus berposes. Karena menekan laju inflasi bukan seperti mencelupkan bara api ke dalam lautan.

BeritaTerkait

Pemulihan UMKM Terdampak Bencana, Bank Sumut Siapkan Skema Berdasarkan Aturan OJK

Muhri Fauzi Hafiz Puji Gercep Tirtanadi Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga Pasca Banjir

Camat Galang Ingatkan Pedagang Eceran Tidak Jual BBM dengan Harga Tinggi

Wakil Ketua Umum Kadin Sumut, Isfan Fachruddin SE MSP, Sabtu 8/11/2025 mengatakan penanganan inflasi di Sumut sudah pada ritme yang tepat. Sebab proses menurunnya inflasi memang harus berangsur-angsur serta memiliki ritme yang tepat.

“Pak Gubernur sudah on the track. Jangan dilihat persentase turunnya, karena memang inflasi turun itu harus berproses, tidak bisa seperti memadamkan api ke dalam lautan. Dia harus punya ritme agar tidak terjadi sebaliknya yakni deflasi,” kata Isfan.

Sebagaimana diketahui, inflasi Sumut pada Oktober 2025 berhasil turun menjadi 4,97 persen secara year on year (y/y) dari 5,32 persen sebelumnya.

Isfan yang juga Mantan Legislator DPRD Sumut itu mendorong agar Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sumut dan kabupaten/kota bisa mengikuti ritme yang sudah tepat tersebut. Terutama dinas yang terkait dengan ketahanan pangan serta dinas perdagangan di provinsi dan kabupaten/kota.

“Menjaga rantai pasok serta mengawasi ulah spekulan itu penting agar panen pada November dan Desember ke depan surplus bahan pangan dan harga kita tetap terjaga. Bupati dan Walikota juga harus sering turun langsung karena kabupaten/kota tentu memiliki persoalan yang berbeda,” tegas Isfan.

Salahsatu langkah yang bisa dilakukan kabupaten/kota di Sumut adalah kerjasama lewat barter bahan pangan dengan daerah lain. Itu pernah dilakukan Bobby Nasution saat menjadi Walikota Medan dengan kerjasama Kabupaten Dairi.

“Langkat misalnya kerjasama dengan Aceh yang dekat jarak wilayahnya. Barter bahan pangan yang tentu pengeluaran biayanya lebih sedikit bila dibandingkan dengan membeli bahan pokok dari Sumatera Barat,” imbuh Isfan.

Di sisi lain, Isfan menyayangkan ada narasi yang dicetuskan bahwa Gubsu dinilai gagal dalam menekan inflasi di Sumut karena persentase penurunan yang kecil.

“Narasi ini tidak tepat dan cenderung keliru. Sebab itu tadi, inflasi turun itu harus berproses, asal jangan prosesnya makin tinggi. Nah ini kan inflasi turun, berangsur-angsur inflasi kita bisa dikendalikan sampai Desember nanti,” tukas Isfan.

*Bahan Pangan Surplus

Sebelumnya Kabiro Perekonomian Setda Provsu Poppy Marulita Hutagalung, menjelaskan, penurunan inflasi tidak terlepas dari koordinasi lintas sektor yang berjalan baik. Menurutnya, kolaborasi tersebut mampu menekan harga bahan pokok yang sempat melonjak di bulan-bulan sebelumnya.

Poppy menyebutkan bahwa cabai merah dan emas perhiasan masih menjadi penyumbang utama inflasi di daerah ini. Namun, dengan langkah pengendalian yang tepat, harga kedua komoditas itu mulai berangsur stabil.

Untuk menjamin ketersediaan stok, Pemprov Sumut melakukan berbagai upaya seperti pemberian bantuan sarana dan prasarana pertanian serta memperluas akses pembiayaan bagi petani. Langkah ini dianggap efektif memperkuat ketahanan pangan lokal.

Selain itu, kerjasama antar daerah juga dijalankan guna memperlancar distribusi pangan. Pemerintah turut menggelar operasi pasar murah, sidak ke distributor, dan memperluas penyaluran beras SPHP sebagai langkah menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat.

Tidak hanya itu, Pemprov Sumut juga mengoptimalkan peran BUMD dengan menyalurkan cabai merah dari Jawa, yang terbukti efektif menekan lonjakan harga di pasar lokal.

Sementara itu Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Sumut, Yusfahri, menambahkan, produksi beras di November 2025 diperkirakan mencapai 243.832 ton, jauh melampaui kebutuhan sebesar 140.842 ton. Artinya, Sumut mengalami surplus beras sebanyak 102.990 ton.

Untuk komoditas cabai merah, produksi mencapai 19.417 ton dengan kebutuhan hanya 9.912 ton, menunjukkan surplus 9.505 ton. Sentra utama produksi cabai berada di Karo, Simalungun, Tapanuli Utara, Dairi, Humbahas, Pakpak Bharat, dan Batubara.(bj)

Post Views: 26

Tags: Bobby NasutionKeberhasilan GubernurMampu Atur RitmeTekan Inflasi
SendShare337Tweet211Send
Sebelumnya

Tuberkulosis Masih Jadi Masalah Serius, Pj Sekdaprov Sumut Tekankan Pentingnya Kepedulian Bersama

Selanjutnya

Gubsu Bobby Bangga Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional untuk Tuan Rondahaim Saragih oleh Presiden Prabowo

Terkait Berita

Pemulihan UMKM Terdampak Bencana, Bank Sumut Siapkan Skema Berdasarkan Aturan OJK

05 Des 2025
998

Muhri Fauzi Hafiz Puji Gercep Tirtanadi Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga Pasca Banjir

05 Des 2025
1k

Camat Galang Ingatkan Pedagang Eceran Tidak Jual BBM dengan Harga Tinggi

01 Des 2025
1k

Inflasi Sumut Capai 4,97 Persen di Oktober 2025, Cabai Merah  jadi Pemicu

04 Nov 2025
998

Luaskan Manfaat, BPRS Amanah Bangsa Buka Kantor Cabang di Stabat

03 Nov 2025
1.1k

Gubernur Bobby Akui Bank Sumut Kalah dengan Bank Aceh, Muhri Fauzi Hafiz: Jajaran Direksi layak Diganti!

01 Nov 2025
1k

Popular

  • Kegagalan Patra Niaga: BBM Macet, Direksi Pertamina Harus Mundur!

    865 shares
    Share 346 Tweet 216
  • Distribusi BBM Lumpuh Diterjang Banjir Sumatera: Pengamat Tuntut Evaluasi Total Pertamina

    858 shares
    Share 343 Tweet 215
  • Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Resmi Diberhentikan Sementara

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • MT Binaan KUA Medan Perjuangan Adakan Rapat Program Tahunan

    848 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Kejaksaan Agung Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia 2025 Mengusung Tema “Berantas Korupsi Untuk Kemakmuran Rakyat”

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Kawan Cerita Sukses Gelar Aksi Kemanusiaan di Warkop Agam

    841 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Peringatan Hakordia, Kejari Tanjungpinang Adakan Berbagai Kegiatan 

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Hakordia 2025 Kejati Sumsel Rilis Capaian Kinerja Bidang Pidsus, Selamatkan Uang Negara 588 M

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Ungkap Sejumlah Pelanggaran, Satgas Terpadu Perkuat Pengawasan Bandara dan Pelabuhan Khusus IMIP dan IWIP

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • INDEKS
  • Redaksi

© 2022 BhinekaNews.id - Merawat Keberagaman.

Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Sport
  • Edukasi
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Rileks
  • Ragam
  • Advetorial
  • Galeri
  • Video

© 2022 BhinekaNews.id - Merawat Keberagaman.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In