3 Sepeda Motor di Johor Raib Digondol Maling

Hukum, Medan64 Dilihat

MEDAN – Pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di salah satu kos-kosan di Jalan Karya Wisata, No 149 Medan Johor, tepatnya di dekat UISU, pada Rabu (9/12/24) sekitar pukul 04.00 WIB pagi.

Aidil Syahputra, 1 dari 3 warga yang mengalami kehilangan sepeda motor mengatakan kejadian itu terjadi saat semua penghuni kos terlelap tidur.

Kala itu, kata Aidil, seorang pria yang belum diketahui identitasnya datang ke lokasi dan membawa tiga unit sepeda motor yang saat itu sedang terparkir di dalam area parkiran kosan.

BACA JUGA :  Polsek Patumbak Amankan Anak Bunuh Ayah Kandung di Perumahan PT. Indofarm

Terlihat dari kamera pemantau CCTV yang ada di lokasi. Terduga pelaku datang dari bagian depan kosan dan berusaha membuka gembok pagar rumah. Setelah gembok berhasil dibobol, sebanyak 3 unit motor langsung dibawa pelaku secara bergantian.

“Jadi dia mengambil itu berselang 10 menit gitu. Habis bawa 1 terus 10 menit kemudian ambil satu lagi. Total yang hilang dibawa 3 unit,” ujar Aidil Syahputra, dikutip dari Harian Mistar, Kamis (12/12/24) siang.

BACA JUGA :  Kasus Pencurian untuk Tiket Kapal Diselesaikan Lewat RJ

Diterangkan dia, adapun kendaraan yang hilang yakni 1 unit Vixion warna merah BK 9689 ACM, 1 unit Supra X 125 dan 1 unit Spacey.

Kata Aidil, jauh hari sebelumnya tidak pernah terjadi peristiwa kehilangan di kosan tersebut. Bahkan pada saat Aidil tinggal ngekos disitu, pemilik kosan (ibu kos) mengatakan jika lokasi itu aman dari maling.

“Ibu kos waktu itu bilang aman, di depan kost ada perumahan dan satpam perumahan juga menjaga kos tersebut. Namun pada saat kejadian, satpam bilang tidak ada melihat pelaku,” timpalnya lagi.

BACA JUGA :  Wali Kota Medan dan DPRD Kota Medan Setujui Propemperda 2025

Aidil mengaku, dirinya baru saja tinggal di kosan itu kurang lebih 3 bulan belakangan ini.

“Awal masuk ibu kos juga bilang dia membayar uang keamanan sama satpamnya jadi aman,” tambahnya lagi.

Aidil menambahkan, tiga motor tersebut dalam kondisi stang tertutup dan tidak digembok.

Selanjutnya, Aidil Syahputra dan kawan-kawan berencana akan membuat laporan ke Polsek Delitua, sembari menunggu surat-surat kendaraan lengkap.(mrk)