JAKARTA – Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan RI, Dr. Harli Siregar, S.H., M.Hum., menegaskan pentingnya mempublikasikan seluruh aktivitas dan capaian Badiklat sebagai bagian dari upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kejaksaan.
Penegasan tersebut disampaikan Harli dalam acara pengantar tugas dan penyambutan Kepala Badiklat Kejaksaan RI yang digelar di Kampus Badiklat Kejaksaan RI, Jakarta, Selasa (28/7/2026). Kegiatan itu menjadi momentum serah terima kepemimpinan dari Dr. Leonard Eben Ezer Simanjuntak, S.H., M.H., yang kini menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum), kepada Harli Siregar sebagai Kepala Badiklat Kejaksaan RI.
Acara berlangsung dalam suasana hangat dan kekeluargaan serta dihadiri jajaran pejabat struktural, widyaiswara, pegawai Badiklat, dan para peserta berbagai program pendidikan dan pelatihan, termasuk Diklat Manajemen Risiko, Diklat KUHAP dan KUHP, serta Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) Angkatan LXXXIII Gelombang II Tahun 2026.
Dalam sambutan perdananya, Harli mengaku bangga dapat melanjutkan estafet kepemimpinan Leonard Simanjuntak yang dinilainya telah meletakkan fondasi kuat bagi transformasi Badiklat Kejaksaan.
“Saya merasa bangga menjadi penerus Bapak Dr. Leonard Simanjuntak. Beliau adalah sosok pekerja keras yang mengabdikan seluruh tenaga dan pikirannya untuk institusi. Fondasi transformasi yang telah dibangun sangat baik, dan menjadi tanggung jawab kita bersama untuk melanjutkannya,” ujar Harli.
Menurut Harli, transformasi Badiklat telah berada pada jalur yang tepat. Berbagai pembenahan sistem, sarana, dan metode pembelajaran menjadi modal penting untuk mencetak sumber daya manusia Kejaksaan yang profesional, modern, dan berintegritas.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa keberhasilan transformasi tidak hanya bergantung pada konsep dan fasilitas, tetapi juga pada komitmen seluruh jajaran dalam menjalankan setiap program secara konsisten.
“Transformasi sudah berada di jalur yang benar. Sarana dan sistem sudah semakin lengkap. Tantangan kita sekarang adalah menjaga konsistensi dan komitmen untuk terus menjalankannya dengan baik,” katanya.
Harli juga mengajak seluruh pegawai menjadikan Badiklat sebagai rumah bersama yang dibangun melalui semangat kolaborasi dan kebersamaan.
“Sekecil apa pun kontribusi yang kita berikan akan menjadi langkah besar bagi kemajuan institusi. Karena itu mari kita bekerja bersama untuk membawa Badiklat menjadi semakin maju,” tegasnya.
Salah satu arahan utama Harli dalam kepemimpinannya adalah memperkuat publikasi seluruh aktivitas positif Badiklat Kejaksaan RI. Menurutnya, setiap kegiatan pendidikan, pelatihan, inovasi, maupun capaian lembaga perlu disampaikan kepada masyarakat secara terbuka.
“Saya melihat aktivitas Badiklat sangat luar biasa. Oleh karena itu, seluruh kegiatan dan capaian Badiklat harus terus dipublikasikan. Publikasi positif harus kita tumbuhkan secara konsisten agar masyarakat mengetahui berbagai kerja nyata yang dilakukan Badiklat,” ujarnya.
Harli menilai publikasi bukan sekadar penyampaian informasi, tetapi merupakan instrumen strategis dalam membangun citra positif institusi sekaligus memperkuat kepercayaan publik.
“Dengan publikasi yang baik, kepercayaan masyarakat akan semakin cepat tumbuh. Publik akan mengetahui bahwa Badiklat terus bertransformasi, melahirkan sumber daya manusia Kejaksaan yang profesional, modern, dan berintegritas,” pungkasnya.
Sementara itu, Leonard Simanjuntak menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar Badiklat atas dukungan selama dirinya memimpin lembaga tersebut. Ia menilai berbagai capaian yang diraih merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran.
“Kita telah melalui banyak proses, bekerja bersama, menghadapi tantangan bersama, dan melakukan transformasi yang luar biasa. Semua itu tidak mungkin terwujud tanpa dukungan seluruh pegawai,” katanya.
Leonard juga menitipkan keberlanjutan transformasi Badiklat kepada Harli Siregar. Menurutnya, Harli memiliki pengalaman, kapasitas, serta visi yang kuat untuk melanjutkan berbagai program pembaruan yang telah dirintis.
“Saya mengenal Pak Harli cukup lama. Beliau memiliki konsep yang baik, visioner, pekerja keras, dan memahami arah pembangunan institusi. Saya berharap seluruh jajaran memberikan dukungan penuh sehingga transformasi Badiklat dapat terus berlanjut,” ujarnya.
Leonard berharap Badiklat Kejaksaan RI dapat terus berkembang menjadi lembaga pendidikan yang menjadi rujukan bagi institusi penegak hukum di Indonesia serta menjadi salah satu wajah Kejaksaan dalam mencetak insan Adhyaksa yang profesional, berintegritas, dan berkarakter.
Kepada para peserta pendidikan dan pelatihan, Leonard berpesan agar memanfaatkan masa pendidikan dengan sebaik-baiknya sebagai bekal menjalankan tugas sebagai jaksa.
“Ikutilah setiap tahapan pendidikan dengan disiplin, patuhi pembentukan karakter, serap seluruh materi pembelajaran, dan jadikan masa pendidikan ini sebagai bekal untuk menjadi jaksa yang profesional serta berintegritas,” pesannya.
Pergantian kepemimpinan di Badiklat Kejaksaan RI diharapkan tidak hanya memastikan keberlanjutan transformasi di bidang pendidikan dan pelatihan, tetapi juga memperkuat komunikasi publik sehingga setiap inovasi dan capaian Badiklat semakin dikenal masyarakat serta mampu meningkatkan kepercayaan terhadap institusi Kejaksaan Republik Indonesia. (bc/isl)