Sakit Hati Disebut Anak Haram, Pemuda Ini Habisi Pria Paruh Baya

Hukum, Sumut34 Dilihat

ASAHAN – Seorang pria bernama Thander (40) ditemukan tewas di sebuah warung makan di Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut).

Dilansir dari SuaraSumut, korban ditemukan tewas dengan luka serius. Polisi yang mendapat laporan lalu menyelidiki kematian korban. Berdasarkan olah TKP dan pemeriksaan korban mengalami luka fatal.

“Termasuk gigi depan yang hancur, patah tulang di pergelangan tangan, wajah bengkak, dan darah yang keluar dari mulut,” kata Kapolres asahan AKBP Afdhal Junaidi, Rabu (18/12/2024).

BACA JUGA :  PN Dataran Hunimoa Selesaikan Kasus Perkelahian dengan Terapkan Keadilan Restorative

Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi, petugas menangkap pelaku bernama Rahmat Syaputra (21) kurang dari 24 jam setelah kejadian.

Saat diinterogasi, pelalu mengaku membunuh korban dengan cara memukul menggunakan as klep dan kayu broti.

“Pelaku menyerang korban secara brutal di bagian mulut, tangan, dan kepala, hingga korban meninggal dunia,” ujarnya.

BACA JUGA :  Kloter Pertama Tiba 12 Juni 2025, Ini Aturan Masuk Ahmed Bagi Keluarga Penjemput Jemaah

Afdhal Junaidi mengatakan motif pelaku melakukan aksinya karena sakit hati kerap diejek oleh korban.

“Motif pembunuhan ini didasari sakit hati pelaku yang kerap diejek oleh korban dengan sebutan “anak haram” dan “tidak punya keluarga”,” ungkapnya.

Dari kasus ini, petugas menyita barang bukti berupa as klep, kayu broti, gelas, dan kasur.

BACA JUGA :  Lanjutan Kasus Tol Japek, Kejaksaan Agung Kembali Periksa 6 Saksi

“Pelaku diamankan di Polres Asahan untuk proses hukum lebih lanjut,” katanya.