Kapal Tanker Thailand Lolos dari “Zona Panas” Hormuz, Tanpa Biaya!

Internasional65 Dilihat

BANGKOK- Sebuah kapal tanker minyak milik Thailand berhasil melintasi Selat Hormuz dengan aman di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan tersebut. Kapal milik Bangchak Corporation itu melintas pada Senin (23/3/2026), setelah sebelumnya sempat tertahan di Teluk Persia sejak 11 Maret 2026.

Keberhasilan ini tak lepas dari langkah cepat pemerintah Thailand melalui jalur diplomasi. Menteri Luar Negeri Thailand, Sihasak Phuangketkeow, diketahui menjalin komunikasi langsung dengan pihak Iran guna meminta jaminan keamanan bagi kapal-kapal Thailand yang melintasi jalur strategis tersebut.

BACA JUGA :  Presiden Prabowo Tiba di Moskow, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia–Rusia di Tengah Dinamika Global

Pihak Iran, melalui IRGC, merespons dengan meminta daftar kapal yang akan melintas serta menjamin keselamatan pelayaran. Bahkan, kapal tanker Thailand tersebut dilaporkan tidak dikenakan biaya saat melewati Selat Hormuz.

Dalam keterangannya, Bangchak menyebut kapal kini tengah dalam perjalanan kembali ke Thailand setelah berhasil keluar dari wilayah Teluk Persia.

Keberhasilan pelayaran ini juga merupakan hasil koordinasi erat antara Kementerian Luar Negeri Thailand, otoritas Iran, serta dukungan dari pemerintah Oman.

Seperti diketahui, konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran sejak akhir Februari 2026 telah berdampak besar terhadap distribusi energi global. Penutupan efektif Selat Hormuz memicu gangguan pasokan, kenaikan biaya logistik, hingga antrean panjang BBM di sejumlah negara, termasuk Thailand.

BACA JUGA :  AS–Iran Sepakati Gencatan Senjata 2 Pekan, Selat Hormuz Kembali Dibuka

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur vital yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas dunia.

Sebelumnya, kapal berbendera Thailand lainnya, Mayuree Naree, menjadi korban serangan proyektil di kawasan yang sama hingga terbakar. Seluruh awak berhasil dievakuasi, namun tiga orang dilaporkan masih hilang.

Selain itu, satu kapal Thailand milik SCG Chemicals hingga kini masih menunggu izin untuk melintasi Selat Hormuz.

BACA JUGA :  Iran Gelar Pemilihan Pemimpin Tertinggi Usai Ali Khemenei Gugur

Iran sebelumnya menyatakan kepada Dewan Keamanan PBB dan International Maritime Organization bahwa kapal dari negara non-musuh tetap diperbolehkan melintas, selama melakukan koordinasi dengan otoritas Iran.

Kedutaan Besar Iran di Thailand juga menegaskan bahwa kelancaran kapal Thailand mencerminkan hubungan baik kedua negara, dengan menyebut bahwa “teman memiliki tempat yang istimewa.” (isl)