Medan

Gerakan Pemuda Sumatera Utara Desak Wali Kota Medan Evaluasi Kepala Bapenda dan Koordinator Reklame

Medan — Gerakan Pemuda Sumatera Utara melalui Karim meminta Wali Kota Medan segera melakukan evaluasi terhadap kinerja Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) serta Koordinator Reklame Bapenda Kota Medan.

Permintaan tersebut disampaikan langsung kepada Pemerintah Kota Medan di Kantor Wali Kota Medan, Kamis (14/5/2026).

Desakan itu muncul menyusul adanya dugaan praktik pungutan liar (pungli), dugaan korupsi pajak reklame, serta dugaan manipulasi data pajak reklame di wilayah Kota Medan.

Karim menilai, apabila dugaan tersebut benar terjadi, maka berpotensi menimbulkan kerugian terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan. Menurutnya, di tengah kondisi efisiensi anggaran tahun 2026, pemerintah seharusnya lebih optimal dalam meningkatkan pendapatan daerah yang bersumber dari sektor pajak.

“Pemerintah seharusnya memaksimalkan potensi PAD dari pajak reklame. Namun jika terdapat dugaan pungli, korupsi, dan manipulasi data yang hanya menguntungkan pihak tertentu, maka hal tersebut dapat merugikan keuangan daerah serta berdampak pada pembangunan di Kota Medan,” ujar Karim.

Gerakan Pemuda Sumatera Utara juga meminta agar Wali Kota Medan tidak hanya melakukan evaluasi, tetapi juga mencopot pejabat terkait apabila terbukti terlibat dalam dugaan pelanggaran tersebut.

Selain itu, mereka turut mendorong aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan secara transparan guna memastikan pengelolaan pajak reklame di Kota Medan berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan masyarakat maupun pemerintah daerah.

Menanggapi hal tersebut, Dr. Laksamana Putra Siregar, S.H., MSP selaku Asisten Administrasi Umum Pemerintah Kota Medan menyatakan pihaknya akan segera melaporkan persoalan tersebut kepada Inspektorat agar dilakukan investigasi secara menyeluruh.

Ia menegaskan bahwa proses investigasi akan dilakukan secara objektif dengan menerapkan prinsip cover both side atau mendengarkan seluruh pihak terkait.

“Saya eksekusi langsung melalui Inspektorat. Setelah pertemuan ini nanti saya akan sampaikan kepada Pak Inspektur supaya dilakukan investigasi terlebih dahulu. Tentunya ini tidak akan kita biarkan dan akan dilakukan investigasi secara menyeluruh,” tegasnya.

Pemerintah Kota Medan juga menegaskan komitmennya untuk terus fokus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah demi mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. (r/isl)