Kepala KUA Medan Perjuangan Raih Predikat Peserta Terbaik Akademi Marbot Masjid di Solo

Medan18 Dilihat

Medan – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh jajaran Kementerian Agama Kota Medan. Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Perjuangan, H. Ramlan, M.A., berhasil meraih predikat Peserta Terbaik dalam kegiatan Akademi Marbot Masjid yang diselenggarakan di Solo, Jawa Tengah, pada 26–28 Juni 2026. Penghargaan tersebut diumumkan pada penutupan kegiatan, Minggu (28/6/2026).

Akademi Marbot Masjid merupakan program yang diinisiasi oleh Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebagai upaya memperkuat kapasitas para marbot dan pengelola masjid agar mampu menjadikan masjid sebagai pusat ibadah, dakwah, pendidikan, pelayanan sosial, serta pemberdayaan ekonomi umat.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta memperoleh pembekalan mengenai kepemimpinan marbot, manajemen kemasjidan, pelayanan jamaah, pengelolaan program sosial-keagamaan, hingga strategi membangun masjid yang mandiri, produktif, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Melalui pelatihan tersebut, peserta diproyeksikan menjadi marbot yang tangguh, profesional, dan berkemajuan.

BACA JUGA :  Lauk Ikan Nila Danau Toba, Pemko Medan Uji Coba Makan Gratis

Predikat Peserta Terbaik yang diraih H. Ramlan menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi, keaktifan, kepemimpinan, serta komitmennya selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Prestasi ini sekaligus menjadi kebanggaan bagi Kementerian Agama Kota Medan dan diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam pengembangan tata kelola kemasjidan di Sumatera Utara.

H. Ramlan mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diterimanya. Menurutnya, capaian tersebut bukan semata-mata prestasi pribadi, melainkan amanah untuk terus mengembangkan pembinaan kemasjidan di daerah.

“Alhamdulillah, penghargaan ini saya persembahkan untuk keluarga besar Kementerian Agama Kota Medan dan masyarakat Kecamatan Medan Perjuangan. Ilmu dan pengalaman yang saya peroleh selama mengikuti Akademi Marbot Masjid akan menjadi bekal untuk memperkuat pembinaan masjid agar semakin makmur dan mampu memakmurkan umat,” ujarnya.

BACA JUGA :  Pembukaan Piala Rico Waas yang Ke 2 Tahun 2025 - 2026, Kadispora Resmi Membuka Turnamen Sepakbola

Ia menambahkan bahwa masjid memiliki peran strategis sebagai pusat peradaban Islam yang harus terus dihidupkan melalui berbagai kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Masjid tidak boleh hanya ramai saat pelaksanaan salat, tetapi juga harus menjadi pusat pendidikan, pembinaan generasi muda, pemberdayaan ekonomi, pelayanan sosial, dan penguatan ukhuwah Islamiyah. Inilah semangat yang kami bawa pulang dari Akademi Marbot Masjid,” tambahnya.

H. Ramlan juga menyampaikan harapannya agar alumni Akademi Marbot Masjid dapat menjadi motor penggerak lahirnya program serupa di daerah masing-masing.

BACA JUGA :  Bangunan Perumahan Royal Residence di Medan Perjuangan Diduga Langgar Aturan, Komisi 4 DPRD akan Gelar Rapat

“Kami berharap setelah kembali ke Kota Medan dapat membentuk tim dan menyelenggarakan Akademi Marbot Masjid di tingkat daerah. Dengan demikian akan semakin banyak masjid percontohan yang mampu menjadi pusat pembinaan umat, melahirkan marbot yang profesional, serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Sumatera Utara,”ungkapnya.

Keikutsertaan sekaligus keberhasilan Kepala KUA Kecamatan Medan Perjuangan dalam meraih predikat Peserta Terbaik menjadi wujud nyata komitmen Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas tata kelola kemasjidan. Melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, diharapkan lahir semakin banyak masjid yang tidak hanya makmur secara fisik, tetapi juga mampu menjadi pusat pembinaan umat yang maju, mandiri, dan berdaya saing sesuai dengan semangat “Masjid Makmur Memakmurkan.” (r/isl)