Ketua FPAN Datangi Kantor PLN Medan Johor, Protes Pemadaman Listrik Bergilir

Medan24 Dilihat

MEDAN – Ketua Forum Pemantau Aparatur Negara (FPAN), Reza Nasution, mendatangi kantor PLN Unit Medan Johor, Sabtu (6/6/2026), sebagai bentuk protes terhadap seringnya terjadi pemadaman listrik di Kota Medan.

Dalam aksinya, Reza bahkan membuka baju sebagai simbol kekecewaan terhadap pelayanan PT PLN (Persero) yang dinilainya tidak mampu memberikan pasokan listrik yang stabil kepada masyarakat.

Dalam orasinya, Reza mengungkapkan bahwa pemadaman listrik yang berulang kali terjadi telah menimbulkan berbagai kerugian bagi warga.

“Ini sangat merugikan masyarakat. Warga sudah cukup menderita akibat dampak yang ditimbulkan. Mulai dari terganggunya aktivitas rumah tangga, kerusakan peralatan elektronik akibat listrik yang sering padam dan menyala kembali, hingga kerugian yang dialami pelaku usaha kecil. Apa lagi alasan kali ini?” ujar Reza dengan nada kesal.

BACA JUGA :  FPAN Soroti Dugaan Pelanggaran Etika di Lingkungan Kerja, Minta Klarifikasi Pihak BRI

Ia menegaskan bahwa masyarakat membutuhkan kepastian, solusi nyata, serta tanggung jawab dari PLN atas berbagai dampak yang ditimbulkan akibat pemadaman listrik tersebut.

Menurutnya, kondisi ini tidak boleh terus berulang karena semakin membebani kehidupan masyarakat yang bergantung pada pasokan listrik untuk berbagai aktivitas sehari-hari.

Reza juga mengingatkan bahwa apabila kejadian serupa kembali terjadi tanpa adanya langkah konkret dari pihak PLN, maka FPAN bersama Dewan Pimpinan Nasional (DPN) akan menggelar aksi yang lebih besar.

BACA JUGA :  Panitia Pawai Obor 1447 Hijriyah Beraudiensi ke Dewan Pimpinan MUI Kota Medan

“Jika ini kembali terjadi, kami dari DPN akan menggelar aksi besar. Masyarakat tidak boleh terus menjadi korban tanpa adanya kepastian dan tanggung jawab yang jelas,” tegasnya.

Pemadaman listrik yang terjadi belakangan ini diketahui telah menimbulkan keluhan di berbagai wilayah Kota Medan. Bahkan, di sejumlah lokasi dilaporkan terjadi pemadaman hingga dua kali dalam sehari dengan jeda waktu menyala yang relatif singkat.

BACA JUGA :  Terpilih Secara Aklamasi, Budi Triono Nahkodai LPM Medan Maimun

Meski telah menyampaikan aspirasi melalui aksi dan orasi selama kurang lebih 30 menit di depan kantor PLN Unit Medan Johor, Reza mengaku tidak mendapatkan tanggapan maupun perwakilan dari pihak PLN yang menemui massa aksi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PLN terkait penyebab pemadaman listrik yang dikeluhkan masyarakat maupun aksi protes yang dilakukan FPAN tersebut. (r/isl)