MEDAN– Tim SULING Syawal dari KUA Medan Perjuangan kembali melanjutkan kegiatan pembinaan keagamaan dengan menyambangi Masjid Assolihun di Kelurahan Tegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, pada Rabu (15/4/2026).
Kegiatan yang memasuki pekan ketiga, hari ketiga ini diawali dengan pelaksanaan salat Zuhur berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan agenda penyuluhan SULING Syawal. Hadir dalam kegiatan tersebut para penyuluh, yakni Dr. HM. Abdullah Amin Hasibuan, SHI, MA, Ustaz Supriadi, S.Ag, HM. Affan Sihite, SHI, HM. Hendra SP, S.Ag, serta Marliani, S.Ag.
Dalam penyampaiannya, Dr. HM. Abdullah Amin Hasibuan, SHI, MA selaku pembimbing penyuluh (Bimluh) menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kemakmuran masjid dan musholla. Ia menekankan pentingnya mengaktifkan peran Badan Kemakmuran Masjid (BKM), Majelis Taklim, remaja masjid, serta program Maghrib Mengaji.
Dari hasil pemantauan tim, keempat komponen tersebut sebenarnya telah terbentuk di Masjid Assolihun, namun pelaksanaannya dinilai belum maksimal. Hal ini terlihat dari masih minimnya jumlah jamaah yang melaksanakan salat di masjid serta kurang aktifnya kegiatan remaja masjid.
“Diperlukan dorongan bersama dari BKM dan Majelis Taklim untuk menghidupkan kembali fungsi organisasi masjid agar lebih ramai dan berdaya guna,” ujar Amin.
Sementara itu, perwakilan masyarakat sekaligus pengurus Majelis Taklim Masjid Assolihun, Azizah Lubis, SPdI, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menyatakan komitmennya untuk segera melakukan pembenahan agar seluruh komunitas yang ada di masjid dapat berfungsi secara optimal.
Dalam kesempatan yang sama, Ustaz HM. Affan Sihite, SHI sebagai penceramah menyampaikan materi tentang keutamaan berdakwah di jalan Allah. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya Majelis Taklim, untuk terus berperan aktif dalam mengajak umat memakmurkan masjid dan menebar kebaikan.
Kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustaz HM. Hendra SP, S.Ag, dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan makan bersama sebagai bentuk kebersamaan antara tim penyuluh dan masyarakat setempat. (r/isl)
