MEDAN– Tim SULING Syawal dari Kantor Urusan Agama Kecamatan Medan Perjuangan kembali melaksanakan kegiatan pembinaan keagamaan pada pekan kedua, dengan mengunjungi Masjid Jamik Sentosa yang berlokasi di Jalan Sentosa Lama, Kelurahan Sei Kera Hulu, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, pada Senin (6/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh para penyuluh agama, di antaranya Dr. HM. Abdullah Amin Hasibuan, SHI, MA, Ustaz Supriadi, S.Ag, serta Ustaz HM. Affan Sihite, SHI yang tergabung dalam Tim SULING Syawal KUA Medan Perjuangan.
Acara diawali dengan pelaksanaan Sholat Zuhur berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan penyuluhan dan silaturahmi bersama jamaah serta pengurus masjid.
Dalam arahannya, Dr. HM. Abdullah Amin Hasibuan selaku Ketua Tim SULING Syawal mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memakmurkan Masjid Jamik Sentosa melalui penguatan berbagai komunitas keagamaan seperti Badan Kemakmuran Masjid (BKM), Majelis Taklim, Remaja Masjid, serta program Maghrib Mengaji.
Ia menegaskan bahwa diperlukan komitmen dan i’tikad yang kuat dari masyarakat sekitar untuk menghidupkan kembali aktivitas masjid.
“Bagi masjid yang belum memiliki komunitas seperti remaja masjid, agar segera dibentuk. Dan jika sudah ada, harus terus dipertahankan serta dikembangkan,” ujarnya.
Secara khusus, Amin menyoroti kondisi Masjid Jamik Sentosa yang dalam tiga tahun terakhir belum memiliki aktivitas Remaja Masjid.
Ia berharap pengurus BKM dan Majelis Taklim dapat segera berkoordinasi untuk membentuk kembali wadah tersebut, termasuk dengan mengundang para remaja agar mau bergabung dan aktif di lingkungan masjid.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan pentingnya program Maghrib Mengaji yang bertujuan menghidupkan suasana masjid pada waktu Maghrib hingga Isya.
Program ini mendorong masyarakat untuk mematikan aktivitas hiburan di rumah, seperti televisi dan penggunaan gawai, lalu beralih ke masjid untuk melaksanakan sholat berjamaah dan membaca Al-Qur’an.
Lebih lanjut, Amin menjelaskan bahwa kegiatan SULING Syawal merupakan sarana untuk mempererat silaturahmi antara penyuluh agama dengan masyarakat, sekaligus memperkuat pembinaan komunitas keagamaan berbasis masjid.
Sementara itu, perwakilan BKM Masjid Al-Falah, Ansori, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut dan menyatakan kesiapan untuk membina serta membentuk kembali komunitas keagamaan di Masjid Jamik Sentosa, khususnya Remaja Masjid yang saat ini belum aktif.
Senada dengan itu, Ketua Majelis Taklim Al-Falah, Fauziah Annisa, juga menyatakan dukungannya dalam membantu BKM menghidupkan kembali kegiatan Remaja Masjid sebagai bagian dari pembinaan generasi muda.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Supriadi, S.Ag mengutip kandungan QS An-Nisa ayat 1 dan 9 tentang pentingnya menjaga generasi agar tidak menjadi lemah, baik secara iman maupun akhlak. Ia mengingatkan bahwa peran orang tua dan masyarakat sangat penting dalam membimbing remaja agar dekat dengan masjid.
“Fenomena saat ini, banyak remaja lebih memilih berkumpul di kafe daripada di masjid. Padahal, masjid juga bisa menjadi tempat yang nyaman untuk berkumpul, berdiskusi, bahkan bersosial media secara positif,” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustaz Ridwan, dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan dokumentasi kegiatan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Masjid Jamik Sentosa dapat kembali menjadi pusat aktivitas keagamaan dan pembinaan umat, khususnya dalam membentuk generasi muda yang beriman, berakhlak, dan cinta masjid. (isl)
