MPK Surati PJ Gubernur DKJ Imbas Maraknya Aparat Terindikasi Korupsi, Judi Online dan LGBT 

Nasional102 Dilihat

JAKARTA – Mahasiswa Pemerhati Korupsi (MPK) menyoroti berbagai isu yang tengah viral terkait dugaan tindak pidana korupsi di wilayah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di antaranya keterlibatan aparat Satpol PP dalam praktik judi online dan isu LGBT yang diduga melibatkan oknum di lingkungan Pemda DKJ.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan, Senin 20 Januari 2025, MPK menyatakan keprihatinannya atas peristiwa tersebut yang dinilai dapat merusak citra Pemprov DKI di mata masyarakat.

Koordinator Nasional MPK, Sultan Takdir Maolidi, mengungkapkan bahwa pihaknya meminta Pj Gubernur DKJ Teguh Satya Budi untuk segera melakukan evaluasi terhadap kepala dinas dan aparat Pemda yang terindikasi terlibat dalam tindakan korupsi, judi online, serta aktivitas LGBT yang dianggap mencoreng integritas pemerintah daerah.

BACA JUGA :  TKA SMP 2026 Dimulai, Mendikdasmen Tekankan Kejujuran dan Percaya Diri

“Kami meminta agar Pj Gubernur DKJ, segera mengambil langkah tegas, mulai dari pergantian kepala dinas hingga evaluasi aparat Pemda yang terlibat dalam tindak pidana tersebut,” ungkap Sultan.

“Ini merupakan langkah penting untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap Pemda DKJ,” imbuhnya.

Sultan juga menegaskan, jika surat permintaan mereka tidak mendapat respons yang memadai dari Pj Gubernur, mahasiswa yang tergabung dalam MPK akan melakukan aksi besar-besaran di depan Balaikota sebagai bentuk protes dan dorongan agar tindakan tegas segera diambil.

BACA JUGA :  Percepatan Pembangunan Wilayah, Pangdam Jaya Resmikan Jembatan Garuda & Gentengisasi

“Mahasiswa Pemerhati Korupsi akan terus mengawasi dan bekerja sama dengan pihak pemerintah untuk menangani penyimpangan-penyimpangan yang ada,” kata Sultan.

“Kami berharap Pj Gubernur Teguh dapat menjalankan tugasnya dengan penuh integritas dan segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menyelamatkan citra Pemprov DKJ” tutup Sultan.

Untuk diketahui, pernyataan ini muncul setelah sejumlah laporan yang mencuat di media sosial terkait dugaan keterlibatan oknum aparat Pemprov dalam praktik perjudian online dan isu LGBT, yang semakin memunculkan keresahan di masyarakat.

BACA JUGA :  Jokowi Akui Ruwet Pindahkan Ibukota

MPK menekankan pentingnya langkah cepat agar Pemprov DKJ tetap mendapatkan kepercayaan dan dukungan dari masyarakat. (bc)