Prabowo Terima Laporan Menlu, Sekjen PBB Apresiasi Dukungan Indonesia

Nasional, Politik7 Dilihat

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menerima laporan Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir terkait kunjungan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres ke Indonesia. Laporan tersebut disampaikan Menlu Arrmanatha setelah bertemu Presiden di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (20/10/2026).

Arrmanatha mengatakan, pertemuan dengan Presiden Prabowo tersebut merupakan agenda rutin untuk melaporkan perkembangan diplomasi Indonesia, termasuk hasil kunjungan Sekjen PBB yang sebelumnya menghadiri sejumlah kegiatan di Kementerian Luar Negeri.

“Tadi hanya sekadar melapor apa yang kemarin kan ada kunjungan Sekjen PBB, ada kegiatan di Kemlu (Kementerian Luar Negeri). Itu saja, tidak ada hal-hal yang–hanya rutin lah tadi melapor perkembangan apa,” ujar Arrmanatha kepada awak media.

BACA JUGA :  APK Ridha-Rani di 21 Kecamatan Dirusak Oknum Tak Bertanggung Jawab, Hendra DS: Kita Sangat Menyesalkan Aksi Premanisme

Dalam laporannya, Arrmanatha menyampaikan bahwa kunjungan António Guterres menjadi bentuk apresiasi atas dukungan Presiden Prabowo dan pemerintah Indonesia terhadap kepemimpinan Sekjen PBB, terutama di tengah berbagai tantangan global.

Menurut Arrmanatha, Indonesia selama ini turut mendukung upaya Sekjen PBB dalam menjalankan mandatnya sekaligus mendorong reformasi sistem multilateral agar mampu merespons dinamika dan tantangan internasional.

“Beliau hadir ke sini untuk menunjukkan apresiasi kepada Bapak Presiden, kepada Indonesia yang selama ini mendukung beliau, mendukung Sekjen PBB sebagai Sekjen dalam situasi yang sulit di tingkat global dan juga mendorong reformasi sistem multilateral,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Reshuffle Kabinet! Ini Daftar Menteri dan Wamen yang Dilantik Prabowo

Selain menyampaikan apresiasi atas dukungan Indonesia, Sekjen PBB juga menghargai kesempatan bertemu langsung dengan Presiden Prabowo di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Arrmanatha menuturkan, pertemuan di Hambalang tersebut turut menjadi bagian penting dari rangkaian kunjungan Guterres ke Indonesia.

“Jadi itu yang dilaporkan. Dan beliau, Pak Sekjen, sangat mengapresiasi bagaimana Bapak Presiden menyempatkan untuk mengundang beliau di Hambalang,” tutur Arrmanatha.

BACA JUGA :  Tak Hadiri Undangan Reses, Hasyim Kinerja Dishub Medan Bakal Jadi Catatan

Sebelumnya, Presiden Prabowo menerima kunjungan kerja António Guterres di kediaman pribadinya di Hambalang pada Minggu (18/10/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari komunikasi antara pemerintah Indonesia dan pimpinan PBB dalam memperkuat hubungan serta membahas tantangan global.

Dukungan Indonesia terhadap PBB dan dorongan reformasi sistem multilateral menjadi bagian dari diplomasi Indonesia di tengah situasi internasional yang terus berkembang. Melalui komunikasi dengan pimpinan organisasi internasional, Indonesia berupaya memperkuat peran dan kontribusinya dalam mendorong kerja sama global.